SuaraKaltim.id - Polantas Bontang menerima kiriman 1.000 bahan baku blangko untuk Surat Izin Mengemudi (SIM). Namun, jumlah itu diyakini masih belum mencukupi daftar tunggu yang tercatat di Satlantas Polres Bontang.
Pasalnya ada sekira 1.246 orang yang masih memegang surat keterangan sementara pengganti SIM. Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna.
Ia mengatakan, setelah bahan diterima. Masyarakat bisa langsung menukarkan surat tersebut dan mendapat SIM yang sudah diurus sebelumnya.
"Kalau dari jumlah itu baru ada 120 yang dicetak baru. Artinya, masih tersisa 1.126 orang lagi yang harus dipenuhi untuk mendapat blangko SIM," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (1/9/2022).
Lebih lanjut, untuk memenuhi stok blangko. Satlantas Polres Bontang juga sudah kembali mengusulkan tambahan blangko kepada Ditlantas sebanyak 2 Ribu blangko.
Khusus Bontang stok blangko SIM habis sudah sekira satu bulan lalu. Meski begitu, pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM tetap berjalan seperti biasanya.
"Semoga bisa cepat datang. Stok kemarin aja kita dapat dari Kaltara. Sementara pelayanan tetap berjalan biasanya. Jika stok kosong masyarakat diberikan surat keterangan yang fungsinya pun sama," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
38 SPPG di Kaltim Belum Punya IPAL, Auto Kena Evaluasi!
-
Penemuan Cadangan Gas Raksasa di Cekungan Kutai, Kaltim Ingin PI 10 Persen
-
KPK Datangi Kantor Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Ada Apa?
-
Rudy Mas'ud Dinilai Tak Paham Hukum, Klaim Punya Hak Prerogatif Seperti Presiden
-
Rudy Mas'ud soal Adik Kandungnya Jadi Tim Ahli Gubernur: Itu Hak Prerogatif