Ia juga menyampaikan, pelantikan Hasanuddin Mas’ud di Hotel Mercure Samarinda dilakukan karena kondisi gedung utama DPRD Kaltim belum selesai direnovasi.
Kemudian pelantikan digelar luar kantor juga tidak salah. Asal mekanisme dan pelaku di dalamnya mematuhi ketentuan yang berlaku.
“Kalau (gubernur) menentang, kenapa beliau mengutus Pj? Jadi tergambar dari agenda-agenda di DPRD Kaltim. Pj sekda perangkatnya kok, besoknya hadir. (Isran Noor) Orangnya kan memang suka joke (bercanda),” tambahnya.
Terkait Makmur HAPK yang kini sudah tidak menjadi ketua, ia menyebut pihaknya masih memberikan waktu kepada Makmur HAPK untuk istirahat.
Baca Juga: Anggaran Beasiswa Kaltim Naik Jadi Rp 300 Miliar, Isran Noor Buat Sayembara Tulisan Soal IKN
Beberapa hari ke depan akan dilakukan pembicaraan terkait posisi yang akan ditempati Makmur HAPK di alat kelengkapan DPRD Kaltim.
“Kami akan bicara ke Pak Makmur selaku orang tua dan senior kami di partai, mau masuk di mana? Terserah nanti kami posisikan, apa mau di komisi yang ditinggalkan Hasanuddin Mas’ud?” ujarnya.
Ia berharap, setelah polemik panjang pergantian DPRD Kaltim, Makmur HAPK tetap menjalankan tugas. Sebab sebagai anggota DPRD, harus tetap aktif menjalankan tugas kedewanan.
“Kami akan bicara dari hati ke hati. Kejadian yang sudah berlalu itu dinamika saja,” tuturnya.
Untuk diketahui, saat Hasanuddin Mas’ud dilantik menjadi Ketua DPRD Kaltim sisa masa jabatan 2019-2024 di Hotel Mercure Samarinda Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Isran Noor- Hadi Mulyadi tidak hadir.
Isran Noor lebih memilih bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun menghadiri acara peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional di SDN 008 Jalan Awang Long, Kecamatan Samarinda Kota.
Berita Terkait
-
Profil dan Agama Isran Noor, Gubernur Kaltim Pamit dari Partai Nasdem, Punya Kekayaan Rp 20 M
-
Jokowi Groundbreaking Hotel Nusantara di IKN
-
KPU Provinsi Kaltim Dinyatakan Bersalah, 24 Bacaleg Partai Garuda Tetap Lanjutkan Tahapan Pemilu
-
Gubernur Kaltim: Tak Mungkin Indonesia Akan Alami Krisis Ekonomi Tahun Ini
-
Sosok Isran Noor, Gubernur Kaltim yang Berkelakar Sebut Bisa Pendek Umur Jika Tolak IKN
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN