
SuaraKaltim.id - Kepulauan Derawan menjadi salah satu wisata andalan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) yang kerap dijuluki sebagai surga dunia. Sejatinya Kepulauan Derawan ini merupakan kumpulan dari beberapa Pulau yang memiliki pesona alamnya sendiri.
Salah satu pulau unik di Kepulauan Derawan adalah Pulau Sangalaki yang dikenal sebagai surga kecil hewan penyu. Di Pulau Sangalaki, pengunjung dapat melihat penangkapan penyu dan melihat proses pelepasannya.
Sebelum pandemi, tempat ini selalu ramai dengan banyak pengunjung yang ingin menikmati wisata bersama penyu. Saat pandemi Covid-19, Pulau Sangalaki sempat berhenti beroperasi selama enam bulan tetapi membuat adanya peningkatan jumlah telur penyu.
Peningkatan ini terjadi karena tidak ada kunjungan sama sekali yang membuat pulau dan perairan di Sangalaki menjadi bebas dari aktivitas manusia sehingga memberikan ruang pada Penyu untuk mendarat dan bertelur. Lantas apa saja keindahan yang ditawarkan dari Pulau Sangalaki ini?
Baca Juga: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Bakal Umumkan UMP 2024
Pulau Sangalaki ini memiliki luas sekitar 15 kali lapangan bola dan merupakan tempat bertelur penyu yaitu Penyu Sisik dan Penyu Hijau. Pulau ini menjadi kawasan dari habitat dan tempat berkembang biak penyu. Oleh karena itu, kawasan ini memiliki fungsi ekologi yang penting, khususnya bagi kelestarian Penyu Hijau di Asia Tenggara.
Pulau ini juga menjadi satu-satunya kawasan konservasi di antara kelompok pulau menawan di Kepulauan Derawan karena memiliki potensi wisata alam yang indah baik daratan maupun bawah lautnya.
Lalu, 95% kawasan Pulau Sangalaki atau sekitar 264 hektare merupakan kawasan perairan yang memiliki ekosistem hutan pantai alami, padang lamun dan terumbu karang.
Keberagaman ekosistem hutan membuat Pulau Sangalaki memiliki alam bawah laut yang sangat indah. Pengunjung akan disuguhi perairan yang jernih dengan air kebiruan yang dihuni oleh biota laut yang beragam mulai dari ikan hias hingga ekosistem terumbu karang.
Selain terumbu karang yang kondisinya masih baik, alam bawah laut Pulau Sangalaki juga dihuni oleh berbagai jenis flora dan fauna laut seperti ikan badut, ikan napoleon, ikan hiu dan berbagai jenis moluska.
Baca Juga: Buruh di Kaltim Tuntut Kenaikan Upah 15 Persen untuk 2024 Nanti
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
-
Pupuk Kaltim Fasilitasi 366 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
-
Siapkan Stok Pupuk Subsidi Lebih Dari 257 Ribu Ton, Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan
-
Permintaan Tinggi, PGN Datangkan LNG dari Berau Kalimantan Timur
-
Berhasil Pertahankan PROPER Emas ke-8, Pupuk Kaltim Perkuat Posisi Sebagai Pelopor Keberlanjutan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN