SuaraKaltim.id - Kepulauan Derawan menjadi salah satu wisata andalan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) yang kerap dijuluki sebagai surga dunia. Sejatinya Kepulauan Derawan ini merupakan kumpulan dari beberapa Pulau yang memiliki pesona alamnya sendiri.
Salah satu pulau unik di Kepulauan Derawan adalah Pulau Sangalaki yang dikenal sebagai surga kecil hewan penyu. Di Pulau Sangalaki, pengunjung dapat melihat penangkapan penyu dan melihat proses pelepasannya.
Sebelum pandemi, tempat ini selalu ramai dengan banyak pengunjung yang ingin menikmati wisata bersama penyu. Saat pandemi Covid-19, Pulau Sangalaki sempat berhenti beroperasi selama enam bulan tetapi membuat adanya peningkatan jumlah telur penyu.
Peningkatan ini terjadi karena tidak ada kunjungan sama sekali yang membuat pulau dan perairan di Sangalaki menjadi bebas dari aktivitas manusia sehingga memberikan ruang pada Penyu untuk mendarat dan bertelur. Lantas apa saja keindahan yang ditawarkan dari Pulau Sangalaki ini?
Pulau Sangalaki ini memiliki luas sekitar 15 kali lapangan bola dan merupakan tempat bertelur penyu yaitu Penyu Sisik dan Penyu Hijau. Pulau ini menjadi kawasan dari habitat dan tempat berkembang biak penyu. Oleh karena itu, kawasan ini memiliki fungsi ekologi yang penting, khususnya bagi kelestarian Penyu Hijau di Asia Tenggara.
Pulau ini juga menjadi satu-satunya kawasan konservasi di antara kelompok pulau menawan di Kepulauan Derawan karena memiliki potensi wisata alam yang indah baik daratan maupun bawah lautnya.
Lalu, 95% kawasan Pulau Sangalaki atau sekitar 264 hektare merupakan kawasan perairan yang memiliki ekosistem hutan pantai alami, padang lamun dan terumbu karang.
Keberagaman ekosistem hutan membuat Pulau Sangalaki memiliki alam bawah laut yang sangat indah. Pengunjung akan disuguhi perairan yang jernih dengan air kebiruan yang dihuni oleh biota laut yang beragam mulai dari ikan hias hingga ekosistem terumbu karang.
Selain terumbu karang yang kondisinya masih baik, alam bawah laut Pulau Sangalaki juga dihuni oleh berbagai jenis flora dan fauna laut seperti ikan badut, ikan napoleon, ikan hiu dan berbagai jenis moluska.
Baca Juga: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Bakal Umumkan UMP 2024
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru