SuaraKaltim.id - Salah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Bontang Kelas IIA dikabarkan meninggal dunia pada Senin (11/12/2023) kemarin. Kepala Lapas Kelas IIA Bontang Suranto membeberkan kronologisnya.
Ia mengatakan, WBP yang dimutasi selama 4 bulan itu berasal dari Balikpapan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, WBP tersebut mengidap penyakit jantung.
Jenazah pria berusia 32 tahun dan berinisial MI itu sudah diserahkan ke pihak keluarga yang berada di Kota Balikpapan.
"Kemarin ada 1 WBP yang meninggal dunia. Kalau dari keterangan dokter meninggal karena sakit jantung," kata Suranto saat dikonfirmasi, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (12/12/2023).
Lebih lanjut, Suranto juga membeberkan, sebelum meninggal mendiang MI sempat dirawat di ruang klinik Lapas.
Bahkan pada Senin (11/12/2023) pagi WBP tersebut sempat ikut apel bersama narapidana lainnya. Namun pada pukul 10.00 Wita kemarin almarhum MI sudah koleps atau tidak sadarkan diri.
"Selama sakit di Lapas dia tidak tidur di blok tahanan. Tapi di klinik Lapas. Malah kemarin pagi sempat ikut apel. Baru pada pukul 10.00 Wita tidak sadarkan diri," sambungnya.
Pihak Lapas juga memastikan kondisi MI meninggal karena sakit. Bukan karena persoalan lain. Pihak keluarga pun sudah menerima jenazah yang tiba di Balikpapan malam tadi.
Dari informasi Klik Kaltim, MI merupakan WBP dari Kota Balikpapan dengan kasus narkoba. Dia divonis 7 tahun dan sudah menjalani setengah masa tahanan.
Baca Juga: Nama Anggota DPRD Bontang sampai ASN Masuk Daftar Miskin Ekstrim di BPS
Bahkan rencananya dia sudah mengajukan persyaratan untuk bebas di 2024 mendatang. Namun takdir berucap lain MI meninggal sebelum menghirup udara bebas.
"Tidak ada masalah apapun. Meninggalnya WBP murni karena sakit. Padahal dia tahun depan sudah mengajukan bebas bersyarat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar