SuaraKaltim.id - Fa, pria 26 tahun warga Kelurahan Api-Api, Bontang Utara yang tertangkap membawa sabu sebanyak 514 gram mengaku hanya sebagai kurir. Dia diupah 5 gram sabu atau setara Rp 6,5 juta untuk mengambil barang haram itu.
Usai penangkapan tersangka di Jalan Soekarno-Hatta Kamis (01/02/2024) sore, Sat Resnarkoba Polres Bontang bergerak cepat menelusuri asal muasal sabu setengah kilo itu. Berdasarkan hasil interogasi, Fa 'bernyayi' dan menyebut nama pemasok.
Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobong melalui Kasat Resnarkoba AKP Nixon mengaku sudah mendapatkan asal dan pemasok sabu. Namun dirinya enggan membeberkan karena masih tahap pengembangan.
"Dia dapat upah dari orang cuman dibayar pakai sabu itu juga. Bisa diambil 5 gram. Itu lumayan besar kalaulah harga Rp 1,3 juta per gram berarti barang bukti itu ditaksir senilai Rp668 juta," kata AKP Nixon, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (02/02/2024).
Lebih lanjut, setelah ada pengembangan kemudian didapat tersangka baru akan diinformasikan lebih lanjut. Dia juga mengungkapkan tersangka sudah menjadi Target Operasi (TO) dan diketahui sebagai pemakai aktif dalam 1 tahun kebelakang.
Kesulitannya ialah tersangka dan pemasok berkomunikasi menggunakan telpon seluler pribadi. Itu sebabnya polisi harus mendalami semua keterangannya tersangka.
"Kalau keterangan siapa yang pasok masih samar. Cuman berbekal informasi tersangka saja. Ini kami telusuri. Dia diperintahkan untuk menahan sabu itu sebelum dioper lagi," sambungnya.
Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
"Ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati," pungkasnya.
Baca Juga: Atasi Kepadatan Penduduk, DLH Balikpapan Tambah Jadwal Kerja Petugas Sampah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah