SuaraKaltim.id - Seorang warga Balikpapan baru-baru ini menjadi viral karena mengeluhkan sulitnya mencari karyawan di Balikpapan. Warga tersebut menuliskan keluhannya melalui Instagram pribadinya @dellsamaharany pada Rabu (13/03/2024) kemarin.
Dalam keluhan tersebut, ia menyebut bahwa saat ini Balikpapan darurat sumber daya manusia (SDM).
Ia mengingatkan terkait keluhan mencari kerja di Balikpapan sulit, padahal sebagai pelaku bisnis, ia merasa kesulitan mencari karyawan.
Ia pun menyinggung keinginan anak-anak muda Balikpapan yang tidak ia mengerti. Termasuk mempertanyakan apakah keinginan anak muda hanya bekerja di RDMP.
Baca Juga: Ramadan di Balikpapan, Harga Beras Naik, Pembeli Turun 50%
RDMP sendiri merupakan proyek Refinery Development Master Plan di Balikpapan yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilaksanakan oleh PT Kilang Pertamina Balikpapan.
"Maunya anak-anak muda Balikpapan itu apa sih. Semua keluhan teman-temanku yang punya usaha sama. Apa minimal spek kerja kalian itu cuma di RDMP??? Ini beneran krisis bgt karyawan untuk di toko-toko/cafe," tulisnya dalam postingan di Instagram, dikutip Kamis (14/03/2024).
Warga itu juga mengeluhkan sikap pemuda yang melamar dan ketika ada panggilan interview tidak datang. Padahal, menurutnya interview tidaklah sulit karena akan mengobrol santai untuk menanyakan keseharian dan pengalamannya saja.
"Kenapa pada ngilang kayak kuyang kalau udah dipanggil, terus ngapain kirim lamaran," tambahnya.
Ia sangat heran hingga menyinggung apakah semua anak muda di Balikpapan sudah bekerja dan tidak ada yang menganggur.
Baca Juga: Ramadan Hari ke-2, Ini Jadwal Buka Puasa Balikpapan, Samarinda dan Bontang
"Atau ada yang nganggur tapi pada gak mau kerja di toko atau di cafe??
Aku pernah dengar kebanyakan perusahaan Balikpapan malah rekrut karyawan dari luar daerah. Ternyata aku sadar mungkin itu sebabnya.
Sesusah itu hire karyawan anak muda asli Balikpapan," tuturnya.
Di sisi lain, ada beragam komentar warganet terkait keluhan Balikpapan darurat SDM ini. Ada yang membenarkan, ada juga yang menyinggung soal gaji yang tidak sesuai.
"Jgn kan umkm. Aku lo mbak pegang perusahaan besar gaji ok insentif ok .... di ghosting 3 kali sama Anak Balikpapan. Malah udh ada yg nyampe training malah kabur duluan ya Allah gak kebayang kan munyek dan lelahnya nyari SDM," ujar warganet.
"yauda si,resiko punya usaha,masa nyalahin orang yang punya hak buat memilih pekerjaan yg dia mau,bukan masalah gengsi atau ga bersyukur,tpi klo ada yg lebih baik kenapa engga,masa mau di paksa," tambah warganet lain.
"Salah satunya karena tawaran gajinya kurang ini, percaya deh. Akupun ngalami, semoga semuanya bisa kasih gaji UMK balikpapan," tulis warganet lain.
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
-
Gibran Kagum! UPH Cetak Mahasiswa AI Siap Saingi Silicon Valley
-
Jelang Lebaran, Bos dan Karyawan Garuda (GIAA) Justru Saling Bersitegang
-
Karyawan Unboxing Hampers Lebaran RANS Entertainment, Bungkusnya Eksklusif Banget!
-
Kontroversi PT Avo Innovation Technology PHK Karyawan Mendadak, Caranya Eksekusi Disorot
-
BRI Unggul dalam Keberagaman: Bukti Nyata Komitmen pada Inklusi dan Kesetaraan Dunia Kerja
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN
-
Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan