SuaraKaltim.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan, banyaknya pengunjung dan pendatang ke Ibu Kota Nusantara (IKN) harus dimanfaatkan untuk mengenalkan produk kuliner khas Kabupaten Paser.
Hal itu dia sampaikan saat membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penguatan sektor kuliner untuk mempromosikan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur (Kaltim) di Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser, Rabu (03/04/2024) kemarin.
"Ada ribuan pengunjung dan datang ke IKN setiap harinya. Ini peluang yang harus kita manfaatkan untuk mengenalkan produk makanan khas Paser, ini bisa jadi nilai tambah ekonomi," katanya, melansir dari ANTARA, Kamis (04/04/2024).
Hetifah berharap industri kuliner Paser dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan Ekonomi Kreatif Kaltim kepada para pendatang dan wisatawan asing.
Produk tersebut, katanya selain bernilai ekonomis juga harus kreatif, menarik dan unik sehingga punya daya tarik untuk memikat para pengunjung.
"Contohnya madu, segala sesuatu yang terbuat dari madu itu punya daya tarik. Seperti kue atau minuman mengandung madu. Dengan mengolahnya maka madu itu punya nilai jual," kata Hetifah.
Menurutnya, sub sektor kuliner pada ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang mempunyai potensi besar untuk berkembang khususnya dalam membuka lapangan usaha dan menyerap tenaga kerja.
"Sub kuliner ini sangat menjanjikan. Pada sektor ekonomi kreatif, ada 17 sub sektor dan yang paling potensial adalah sub kuliner disamping sektor lainnya seperti fashion dan kriya," ucapnya.
Hetifah berharap melalaui pelatihan gagasan dan ide kreatif masyarakat dapat terasah dalam menciptakan kreasi-kreasi produk yang menarik dan mempunyai nilai jual yang tinggi.
Baca Juga: Mpawat dan Mpolo, Tradisi Gotong Royong Suku Paser di Era Kerajaan dan Masa Kini
"Saya optimis Paser akan berkembang dari segi ekraf. Tapi tentunya kita harus menyiapkan diri mulai dari sekarang, salah satu cara mengasah talenta kreatif di Paser yaitu melalui kegiatan ini " ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar