SuaraKaltim.id - Ketua DPD Gelora Bontang, Muhammad Aswar, semakin menunjukkan keseriusan dalam menatap Pilkada Bontang 2024. Dirinya bahkan mengaku, mulai intens membangun komunikasi politik ke Golkar agar bisa mendampingi Neni Moerniaeni dalam pemilihan yang akan digelar November tahun ini.
Muhammad Aswar menjelaskan, belakangan komunikasi politik yang dibangun ke Golkar memang cukup intens. Kendati masih komunikasi non-formal alias personal ke figur-figur penting dalam Golkar Bontang.
Namun, respon yang diberikan cukup positif. Komunikasi ini dibangun lantaran Aswar mengaku siap menjadi wakil Neni dalam Pilkada 2024.
"Belum ada keputusan final [soal calon wakil] tapi respon mereka [Golkar Bontang] cukup baik," sebutnya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (08/04/2024).
Aswar mengaku cukup pede melamar jadi calon wakil Neni dalam Pilkada tahun ini. Pasalnya, Partai Gelora yang dipimpinnya dipastikan mengantongi satu kursi di parlemen.
Selain itu, kata Aswar, elektabilitasnya di masyarakat belakangan bergerak positif. Sementara kompetitor lain, yang juga digadang maju sebagai calon wali kota dan wakil wali kota, cenderung stagnan.
"Survei di masyarakat kami lihat cukup baik. Jadi kami berupaya memanfaatkan momentum baik ini," bebernya.
Walau mulanya belum terlihat masif bergerak, seperti calon lain, namun rupanya Aswar dan tim diam-diam bergerak di bawah. Tidak seperti calon lain yang banyak memasang baliho di tiap sudut kota, Aswar mengaku lebih banyak melakukan safari Ramadan, terutama di basis suaranya di Kelurahan Api-Api.
Belakangan ketika survei menunjukkan tren positif, ia mulai menyebar baliho dan melakukan dialog bersama influencer dan pegiat media sosial di Kota Taman.
Baca Juga: PKB Diburu Koalisi! Basri Rase Diincar Berbagai Parpol di Pilkada Bontang
"Tapi semua kan masih dalam proses. Kami masih membaca dinamika politik di Bontang. Belum ada yang pasti tapi komunikasi politik terus dibangun," sebut mantan Ketua BPC Hipmi Bontang ini.
Aswar juga membeber, dari informasi yang diterimanya dari DPD Golkar Kaltim, rencananya partai yang dikomando Airlangga Hartanto itu akan membuka pendaftaran calon Wakil Wali Kota Bontang. Pendaftaran rencana dibuka usai lebaran.
Mekanisme pemilihan disebut lebih sederhana ketimbang 2019 lalu. Sebagai informasi, pada 2019 lalu Golkar juga membuka penjaringan calon wakil wali kota Bontang.
Ada sejumlah tahapan mesti dilakukan bakal calon wakil saat itu, yakni melakukan sosialisasi, memperkuat survei dan mengusung visi-misi yang selaras dengan Neni Moerniaeni-- calon wali kota yang diusung Golkar kala itu.
Dengan modal politik yang dimiliki saat ini, Aswar cukup yakin namanya bakal diperhitungkan Partai Golkar.
"Kami dengar ada penjaringan setelah lebaran. Mungkin butuh 1-2 bulan. Ada tahapan mesti dialalui, tapi ini jauh lebih sederhana (proses penjaringan). Kami yakin cukup diperhitungkan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini