SuaraKaltim.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) minta dan mengingatkan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) agar pengusaha setempat, termasuk mereka yang berada di tingkat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus dilibatkan dalam proyek pembangunan IKN.
Hal itu disampaikan Ketua KPPU Fanshurullah Asa belum lama ini ketika melakukan kunjungan di Balikpapan. Ia menyebut, pengusaha setempat bisa bermitra dengan orang luar daerah.
“Pengusaha setempat bisa bermitra dengan dari luar. Begitu pula yang bisa bisa menggandeng UMKM. Dengan begitu tercipta kesempatan berusaha secara adil dan menggerakkan perekonomian,” katanya, disadur dari ANTARA, Selasa (30/04/2024).
Menurut Fanshurullah, pihaknya juga mendorong para pelaku dapat saling bermitra atau bekerjasama agar menjadi lebih kuat.
Sebelumnya sepanjang akhir pekan, Ketua KPPU mengunjungi IKN di Sepaku. Tujuannya, untuk melihat kemajuan pembangunan ibu kota baru tersebut.
Fanshurullah juga menyampaikan bahwa KPPU tengah menyiapkan nota kesepahaman dengan Otorita IKN untuk pengawasan pengadaan barang dan jasa proyek-proyek pembangunan di IKN.
“Tugas KPPU terutama sekali mencegah terjadinya persaingan usaha tidak sehat yang ujung-ujungnya merugikan negara dan masyarakat,” ujarnya mengutip amanah Undang-Undang Nomor 5/1999 tentang KPPU.
Nota kesepahaman itu juga diharapkan akan meningkatkan kolaborasi antara KPPU dengan Otoritas IKN guna percepatan pembangunan, khususnya dalam perspektif persaingan usaha yang sehat. KPPU berharap Otorita IKN bisa menjadikan nilai-nilai persaingan usaha yang sehat dalam aturan pengadaan barang dan jasa.
Pengadaan barang dan jasa menjadi satu perhatian utama KPPU, sebut Fanshurullah, sebab kegiatan tersebut dilakukan oleh lembaga negara atau perusahaan milik negara dan sumber dana dari kegiatan tersebut utamanya berasal dari negara melalui APBN atau APBD.
“Dengan demikian pada hakikatnya adalah uang rakyat yang sebesar-besarnya harus digunakan untuk kemakmuran rakyat,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Transfer APBN ke Kaltim Tembus Rp40,2 Triliun, untuk Apa Saja?
-
Sejalan Arahan Prabowo Subianto, BRI Perkuat Pembiayaan Rakyat Lewat Penurunan Bunga Mekaar
-
Masyarakat Kaltim PBI JK Tak Aktif Masih Bisa Berobat Bermodal KTP
-
Warga Kaltim Diminta Reaktivasi PBI JKN di Dinas Sosial Terdekat
-
Kaltim Berencana Aktifkan Ribuan Sumur Minyak Tua demi Dongkrak PAD