SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang Basri Rase menginstruksikan pelarangan reklame rokok terpajang di Kota Taman. Pertimbangannya karena, Bontang merupakan Kota Layak Anak (KLA).
Meski keputusan itu tidak selaras dengan Perwali Kota Bontang Nomor 7/2017 tentang Pengendalian Penyelenggaraan Reklame Rokok. Dalam Perwali tersebut terdapat lampiran mengenai 14 lokasi yang dikecualikan.
"Kemarin ada rapat dan menghasilkan iklan rokok tidak boleh dipasang. Walaupun ada perwalinya. Masih banyak sumber PAD lain," ucap Basri, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (24/5/2024).
Lebih lanjut Basri mengaku tetap memberikan ruang kepada perusahaan rokok untuk bisa mengadakan event, dengan catatan tidak boleh melibatkan anak di bawah umur.
Kemudian persoalan izin pasti akan dipertimbangkan jenis event yang dilaksanakan. Event yang dibuat harus -berlangsung tertutup dan tidak menyasar anak-anak.
"Kalau mau buat kegiatan silahkan. Tapi harus taat. Jangan sampai ada anak di bawah umur," sambungnya.
Basri berpesan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk jeli melihat peluang PAD lain. Tantangan itu diberikan ke Kepala Bapenda yang baru Syahruddin.
"Biar Bapenda cari potensi lain. Bontang ini Kota Layak Anak. Tidak etis kalau ada iklan rokok di jalan raya," pungkasnya.
Baca Juga: Sabu Senilai Rp 282 Juta Disita Polres Bontang, Pelaku Ngaku Dapat Upah Kirim Barang Terlarang
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu