SuaraKaltim.id - Seorang pria lanjut usia berinisial AH (63) yang merupakan warga Berebas Tengah, Bontang Selatan, telah ditangkap oleh pihak kepolisian pada Selasa (2/7/2024) terkait kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Penangkapan ini dilakukan setelah AH diketahui mencabuli seorang anak yang masih berumur 8 tahun.
Korban Lebih dari Satu Orang
Kasus ini semakin mengejutkan ketika salah satu orang tua korban melaporkan bahwa anaknya menjadi korban pencabulan oleh pelaku yang merupakan tetangga mereka. Setelah laporan dibuat, terungkap bahwa pelaku telah melakukan aksi serupa terhadap empat anak tetangganya yang lain. Total ada lima anak yang menjadi korban dari tindakan bejat AH.
"Ada 5 ternyata mas. Saya aja kaget semua ternyata tetangganya. Anak saya baru cerita terus saya lapor ke polisi. Baru kemarin ditangkapnya," ungkap salah satu orang tua korban seperti dikutip dari Klik Kaltim-jejaring suara.com, Kamis.
Modus Operandi dan Dampak Terhadap Korban
Diketahui, pelaku melakukan aksinya di rumahnya sendiri dan mengancam para korban agar tidak melapor kepada siapa pun. Akibat dari perbuatan tersebut, para korban mengalami trauma berat. Salah satu orang tua korban mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi anaknya yang sekarang merasa takut bertemu dengan orang lain.
"Saya aja kaget dan kepikiran. Sekarang anak saya kalau ketemu orang takut. Saya minta keadilan agar pelaku bisa dihukum setimpal," lanjutnya.
Tindakan Hukum
Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing melalui Kasat Reskrim Iptu Hari Supranoto menjelaskan bahwa tindakan tercela tersebut dilakukan pada Maret 2024. Orang tua korban baru melaporkan kejadian ini pada Rabu (29/5/2024), kemudian polisi melakukan pemeriksaan terhadap korban dan melakukan visum.
"Kami ada amankan tersangka pencabulan. Dia sudah berumur 63 tahun dan melalukan tindak pidana pencabulan terhadap anak usia 8 tahun," ujar Iptu Hari.
Kini, tersangka sudah berada di Mapolres Bontang untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif dari tindakan tersebut. AH dikenakan Pasal 82 ayat (1) junto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.
Baca Juga: Pria 63 Tahun Ditangkap karena Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur
Berita Terkait
-
Pria 63 Tahun Ditangkap karena Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur
-
Tersangka Apderis R Dikeluarkan dari Tahanan, Korban Rugi Rp 30 Miliar Menanti Keadilan
-
Bontang Raih Pertumbuhan Ekonomi 7%, Incar Diversifikasi Sektor
-
Choliq Hidayah, Pemuda Inspiratif yang Ubah Sampah Aluminium Jadi Baling-Baling Kapal Berkualitas
-
BPK Temukan Kelebihan Bayar Iuran BPJS Gratis di Bontang, Rp 115 Juta Gegara 309 Orang Meninggal
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng