SuaraKaltim.id - Keinginan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggeser Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) hingga hari ini belum urung dilakukan karena belum mendapat restu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, sampai saat ini masih menunggu rekomendasi atau izin dari Kementerian Dalam Negeri.
Karena surat tersebut belum dikantongi. Makanya pelantikan belum bisa dilakukan. Apalagi menjelang pemilihan Kepala Daerah pastinya Kemendagri masih mempertimbangkan.
"Kami masih menunggu juga saat ini. Kalau sudah ada pasti kita siap gelar pelantikan," ucap Basri Rase, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (07/08/2024).
Lebih lanjut, setelah ada rekomendasi dari Kemendagri baru lah ada persetujuan PJ Gubernur Kaltim untuk menggelar mutasi jabatan.
Basri bilang, dalam proses mutasi ini ditetapkan tim. Bahkan dirinya tidak akan ada intervensi apapun siapa pejabat yang akan ditunjuk menggantikan Nurbaenah selaku Sekretaris DPMPTSP.
Disinggung pejabat lainnya, Basri masih enggan membeberkan calon pengisi jabatan yang akan ditinggalkan sekretaris saat ini.
Untuk diketahui, pergantian Sekretaris DPMPTSP karena buntut konflik internal yang terjadi pada Maret 2024 lalu. Kemudian Pemkot Bontang sudah menggeser beberapa staff pekerja akibat konflik tersebut.
"Saya sudah tekankan kalau mutasi itu saya tudak pernah intervensi. Itu kerja tim," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Perputaran Uang dari Fesyen di Kaltim Tembus Rp2,79 M Sepanjang 2025
-
Kaltim Percepat Program Cetak Sawah Baru 20.000 Hektare
-
3 Mobil Keluarga Bekas dari Suzuki yang Irit, Kuat Nanjak dan Gesit di Tikungan
-
Lubang Tambang Lebih Dalam dari Sungai, DAS Kelai Berau di Ambang Bencana
-
Viral Isu Terima Suap Rp36 M dari Tambang Ilegal, KSOP Samarinda Buka Suara