SuaraKaltim.id - Pada pertengahan tahun ini, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melaporkan jumlah kasus kekerasan yang mencapai 112 kasus. Catatan itu diperoleh berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar selama periode Januari-Juli
Lonjakan signifikan ini dikhawatirkan akan melebihi jumlah kasus di periode sebelumnya. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak DP3A Kukar, Marhaini, Rabu (07/08/2024) kemarin.
Dia menyebut, ratusan kasus kekerasan ada beragam. Terhimpun dalam sistem informasi online perlindungan perempuan dan anak (Simfoni PPA), milik kementerian.
Katanya,d DP3A Kukar, akan mengakses dan menganalisis data Simfoni untuk melihat detail jenis kasus kekerasan.
"Kami akan meminta data dari Simfoni untuk melihat klasifikasi kasus yang terjadi, baik itu kekerasan terhadap anak, kekerasan seksual, Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan sebagainya," ucapnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (08/08/2024).
Menurutnya, analisis data sangat penting untuk menentukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang tepat. DP3A Kukar berkomitmen meningkatkan upaya perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak.
"Kami bertekad untuk mengurangi angka kekerasan ini dengan berbagai program edukasi dan intervensi yang sudah dan akan kami laksanakan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu