SuaraKaltim.id - Aliansi Kotak Kosong Samarinda menghadiri undangan klarifikasi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Timur (Kaltim), terkait laporan etik Bawaslu Samarinda hingga pencopotan spanduk kotak kosong oleh oknum Satpol PP Samarinda.
Senin (11/11/2024) pukul 09.00 WITA, sejumlah anggota Aliansi Kotak Kosong menghadap Bawaslu Kaltim, untuk dimintai keterangan atas laporannya tersebut.
"Kami sudah hadiri undangan klarifikasi dan dimintai keterangan hari ini di Bawaslu Kaltim," ujar Ketua Aliansi Kotak Kosong Samarinda, Niko Hendro, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com.
Ia menyebut, laporan yang masuk ke Bawaslu Kaltim berkaitan dengan etik Bawaslu Samarinda dalam memproses laporan mereka, soal oknum Satpol PP yang beberapa waktu lalu diduga mencopot spanduk sosialisasi kotak kosong di beberapa titik.
"Informasinya Ketua Bawaslu Samarinda Abdul Muin juga dipanggil oleh Bawaslu Kaltim, untuk dimintai keterangan. Satpol PP juga sama," imbuhnya.
Lebih lanjut, Niko menginginkan adanya ketegasan dari pihak Bawaslu Kaltim, dalam memproses laporan ini. Paling tidak, laporan Aliansi Kotak Kosong bisa diselesaikan secara tuntas nantinya.
Koordinator Divisi Hukum Sengketa Bawaslu Kaltim, Danny Bunga memberikan tanggapan terkait laporan dari Aliansi Kotak Kosong Samarinda.
"Sudah ada laporan yg masuk, kami tetapkan sebagai informasi awal dan sementara kita lakukan penelusuran terkait informasi tersebut," bebernya.
Dalam waktu dekat, pihak Bawaslu Kaltim akan menelusuri lebih dalam terkait laporan itu, dengan memanggil beberapa pihak yang terlibat dalam kasus ini.
Baca Juga: Kritik Dinasti Politik di Pilgub Kaltim, DEEP: Kepentingan Publik Bisa Tersisih
"Sekitar tiga sampai lima hari ke depan, kita akan telusuri," tutup Danny Bunga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar