SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengimbau masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan kategori sedang yang diprakirakan terjadi pada dasarian pertama Februari (1-10 Februari).
Hujan dengan intensitas 50-150 mm tersebut diprediksi dapat menimbulkan berbagai dampak, termasuk banjir, tanah longsor, hingga sungai meluap. Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Diyan Novrida.
Ia juga mengingatkan, hujan sedang ini kemungkinan disertai petir serta angin kencang yang berpotensi menimbulkan risiko tambahan.
"Hujan sedang ini berpotensi disertai petir dan angin kencang, sehingga warga perlu waspada terhadap dampaknya, seperti banjir, jalan licin, sungai meluap, pohon tumbang, tanah longsor, dan dampak lainnya," ujar Diyan disadur dari ANTARA, Senin (03/02/2025).
Secara umum, hampir seluruh wilayah Kaltim diperkirakan mengalami hujan sedang. Namun, beberapa wilayah seperti Kutai Barat bagian barat laut dan Mahakam Ulu bagian selatan berpotensi mengalami hujan dengan kategori lebih tinggi, yakni 150-200 mm.
Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya, seperti Kutai Kartanegara (Kukar) bagian timur, Kota Samarinda, dan Kutai Timur (Kutim) bagian timur, justru diprakirakan mengalami hujan kategori rendah dengan curah hujan 0-50 mm dan peluang 60-80 persen.
Dari sisi sifat hujan, BMKG memprediksi bahwa sebagian besar wilayah Kaltim berada dalam kategori bawah normal hingga atas normal, berkisar antara 31-115 persen. Namun, di Kutim bagian barat laut dan sebagian kecil Kutai Barat (Kubar), hujan diperkirakan berada dalam kategori atas normal, yakni antara 116-150 persen.
Diyan juga menambahkan bahwa sebelumnya, pada dasarian ketiga Januari lalu, wilayah Kaltim sempat mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria sangat pendek, yakni berkisar antara 1 hingga 5 hari.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan bencana, agar tetap waspada terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Perkiraan Cuaca Ekstrem di Kaltim: Curah Hujan Tinggi dari Desember 2024 Sampai April 2025
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas