Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Sabtu, 29 Maret 2025 | 20:28 WIB
Potret warga Tumbit Dayak yang kesulitan beraktivitas akibat banjir. [kaltimtoday.co]

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menjauh dari bantaran sungai dan tidak beraktivitas di pinggir sungai serta mengikuti arahan pemerintah setempat, BPBD, TNI-Polri untuk melakukan tindakan yang tepat agar bisa menghindari risiko buruk dari dampak banjir," tutupnya.

Bantuan Sosial dari Berbagai Pihak Berdatangan

Lima hari diterjang banjir, dari asesmen (penilaian) Palang Merah Indonesia (PMI) Markas Berau, menyebutkan, warga yang terdampak rata-rata membutuhkan air bersih dan makanan siap saji. 

"Rata-rata warga membutuhkan air bersih dan makanan siap saji, obat-obatan," demikian ujar Kabid Penanggulangan Bencana PMI Berau, Yudhi Rizhal.

Baca Juga: Kaltim Rawan Bencana: BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Banjir dan Longsor

Bahkan dirinya mengatakan, kebanyakan warga tetap bertahan di dalam rumah daripada harus mengungsi di daerah dataran tinggi.

"Kalau rumah mereka rumah panggung dan bagian bangunan bawah terendam, mereka tetap bertahan dan butuh air bersih dan makanan siap saji," pungkasnya.

Bantuan-bantuan yang diperlukan tersebut kini sudah tersedia di posko induk di Kantor Kampung Tumbit Melayu dan Pegat Bukur yang perlahan sudah mulai didistribusikan ke sejumlah warga yang terdampak.

Bantuan tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai perorangan, perusahaan swasta, pemerintah, instansi dan lain sebagainya.

Baca Juga: Berau Terancam Puting Beliung, BPBD Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem di Kaltim

Load More