Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Sabtu, 29 Maret 2025 | 20:28 WIB
Potret warga Tumbit Dayak yang kesulitan beraktivitas akibat banjir. [kaltimtoday.co]

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Masyhadi rata-rata kedalaman banjir berkisar 1 hingga 2,5 meter. Dirinya menyebut, banjir di 2025 kali ini merupakan yang terparah karena disusul dengan arus yang cukup deras.

"Banjir tahun ini berbeda di banding tahun-tahun sebelumnya, karena arusnya cukup deras, kita juga sudah mendirikan posko bencana banjir yang terpusat di Kampung Tumbit Melayu dan satu lagi di Kampung Pegat Bukur," ujarnya.

Lanjut Masyhadi, petugas di lapangan akan bekerjasama dengan tim Basarnas, TNI-Polri, pertolongan gawat darurat dari swasta dan PMI untuk mengkoordinir warga yang terdampak.

"Kita bekerja sama mengevakuasi korban yang rumahnya sudah terendam banjir sangat parah, termasuk mendata seluruh KK serta korban yang terdampak, pantauan di lapangan banjir terparah di Kampung Tumbit Dayak dan dusun Nasding di Tumbit Melayu," tandasnya.

Baca Juga: Kaltim Rawan Bencana: BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Banjir dan Longsor

Tim petugas reaksi cepat BPBD Kabupaten Berau, melakukan evakuasi korban banjir di Kecamatan Sambaliung. [ANTARA]

Dua Lansia di Tumbit Dayak Terseret Arus

Banjir ini telah merenggut dua korban jiwa, yakni Yea Deng (70) dan Lajiu Langa (68), keduanya warga Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung.

Kedua korban meninggal dunia karena terbawa arus air banjir. Korban Yea Deng diduga terjebak banjir saat berada di kebun. Sementara, korban Lajiu Langa diduga terpeleset saat berjalan kaki. Kedua korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Kamis (27/03/2025) pagi.

“Kedua korban adalah mertua saya. Kami sekeluarga merasa kehilangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi mengatakan, banjir yang terjadi di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung ketinggian air mencapai 2 meter.

Baca Juga: Berau Terancam Puting Beliung, BPBD Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem di Kaltim

Selain itu, seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun asal Tumbit Melayu juga sempat terseret arus, beruntung berhasil diselamatkan oleh tim reaksi cepat BPBD Berau.

Load More