SuaraKaltim.id - Upaya memperkuat konektivitas antarkawasan strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dilakukan.
Salah satunya lewat proyek peningkatan Jalan Paket D di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B-1C yang kini dipercayakan kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan nilai kontrak mencapai Rp396,6 miliar.
Direktur Operasi II Waskita Karya, Dhetik Ariyanto, menjelaskan bahwa proyek ini akan menjadi salah satu jalur penghubung penting yang mendukung aktivitas antarinstansi serta mobilitas di pusat pemerintahan IKN.
Hal itu disampaikan Dhetik dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu, 11 Juni 2025.
"Waskita Karya terus mendukung rencana pemerintah dalam membangun IKN. Maka, peningkatan Jalan Paket D di KIPP 1B-1C merupakan salah satu proyek utama yang mendukung pengembangan pusat pemerintahan untuk menghubungkan berbagai kawasan vital di sana," ujar Dhetik disadur dari ANTARA, di hari yang sama.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan ini diharapkan bisa memberi dampak ganda, tak hanya dari sisi teknis konektivitas, tapi juga secara ekonomi dan sosial.
"Melalui peningkatan jalan ini, diharapkan dapat terwujud suatu infrastruktur yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Dengan begitu, turut meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan terwujud pembangunan yang berkelanjutan," lanjutnya.
Waskita Karya sendiri bukan pemain baru dalam pembangunan di kawasan IKN. Perusahaan ini telah menggarap sedikitnya 12 proyek strategis di sana, dengan nilai total mencapai Rp 8,2 triliun.
Beberapa proyek yang sudah rampung antara lain Jalan Tol IKN Segmen 5A, jalan penghubung (feeder) kawasan distrik, dan pembangunan gedung kementerian seperti Kemenko 3 dan Kemenko 4.
Baca Juga: IKN Magnet Investasi Global, Rp 63,3 Triliun dari Berbagai Negara Masuk Sektor Hunian
Sementara proyek lainnya masih berlangsung, seperti Rumah Susun ASN 3 dan Tol IKN Seksi 3B yang dilengkapi Jembatan Satwa.
"Ada pula beberapa proyek IKN yang sudah kami selesaikan pembangunannya. Sebut saja Jalan Tol IKN Segmen 5A, Jalan Feeder (District) IKN, dan kawasan kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) 3, dan Kemenko 4," jelas Dhetik.
Adapun penandatanganan kontrak peningkatan Jalan Paket D dilakukan pada Rabu ini di lokasi proyek, antara Kepala Divisi Operasi II Waskita Karya Mochamad Waskito Adi sebagai Kuasa Kerja Sama Operasi (KSO), dan Pejabat Pembuat Komitmen XIII-2025 Satuan Kerja Otorita IKN (OIKN) Almi Madhani.
Jaga Ketahanan Pangan IKN, PPU Dorong Benih Padi Tahan Kekeringan
Menghadapi potensi musim kemarau yang diperkirakan melanda Kalimantan Timur mulai akhir Juni hingga Agustus 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mulai menggencarkan langkah adaptif untuk menjaga ketahanan produksi pangan, terutama tanaman padi.
Langkah utama yang disarankan kepada para petani adalah penggunaan benih padi unggul yang telah terbukti tahan terhadap kondisi kekurangan air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif