Meski sempat menuai pro dan kontra, insinerator ini akan ditempatkan di luar area permukiman.
Ketiga, edukasi masif mengenai pemilahan sampah dari rumah tangga digencarkan melalui RT dan kelurahan.
“Kami sadar tanpa partisipasi warga, semua akan percuma. Edukasi pemilahan kami mulai dari lingkungan terkecil,” tegasnya.
Keempat, aktivasi kembali program bank sampah untuk memberi nilai ekonomi bagi sampah anorganik rumah tangga.
Target Tinggi, Upaya Serius
Pemkot menargetkan Samarinda bisa masuk jajaran 10 kota dengan pengelolaan sampah terbaik di Indonesia pada 2026.
Sebagai bagian dari upaya jangka panjang, Pemkot juga tengah merancang pembangunan PLTSA (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) dengan kapasitas 20 kVA.
“Kami sudah bicara dengan investor dari Korea Selatan dan Malaysia. Dalam dua bulan ke depan, presentasi teknis akan dilakukan. Kami ingin ini menjadi model energi terbarukan yang berbasis limbah,” jelas Andi Harun.
Respons terhadap Kritik dan Harapan Dukungan
Baca Juga: Kaltim Siapkan Seragam Gratis untuk SMA, SMK, dan SLB, Tuntas 2026
Meski upaya sedang berjalan, komentar tajam tetap datang dari Pemprov Kaltim.
Salah satu pejabat menyebut Samarinda sebagai kota dengan pengelolaan sampah terburuk. Pernyataan itu ditanggapi Wali Kota dengan nada kecewa.
“Saya tidak tahu dia itu ahli apa, bicara soal teknis tanpa tahu proses yang sudah kami jalankan. Kritik boleh, tapi berikan juga dukungan. Samarinda bukan kota yang diam,” kata Andi Harun pada Jumat, 5 Juli 2025.
DPRD dan Masyarakat Dukung Arah Perubahan
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya, mendukung langkah Pemkot dan mendorong pelibatan publik lebih luas.
“Kita tidak bisa menyelesaikan masalah sampah hanya dengan peraturan. Kesadaran publik sangat penting,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'