SuaraKaltim.id - Pola curah hujan di Kalimantan Timur (Kaltim) selama dasarian pertama periode 11–20 Juli 2025 menunjukkan dinamika yang perlu diantisipasi.
Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun APT Pranoto Samarinda, sejumlah wilayah di provinsi ini, terutama daerah pesisir dan bagian selatan, diperkirakan akan diguyur hujan ringan dengan potensi kejadian yang cukup tinggi.
Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto, Riza Arian Noor, dalam keterangannya belum lama ini.
“Sebagian besar pesisir timur Kaltim kemungkinan mengalami hujan ringan, dengan curah hujan rendah namun potensi kejadiannya cukup tinggi,” terang Riza, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin, 14 Juli 2025.
Prakiraan menunjukkan intensitas hujan berkisar antara 0–50 mm untuk wilayah timur dan selatan Kaltim, termasuk daerah pesisir.
Meski tergolong rendah, peluang terjadinya hujan diprediksi lebih dari 90 persen, menjadikan kewaspadaan tetap penting, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir lokal dan tanah longsor.
Selain itu, curah hujan kategori menengah antara 20–50 mm diprediksi akan terjadi di sejumlah titik, di antaranya:
- Sebagian kecil Kabupaten Kutai Barat,
- Kabupaten Berau,
- Bagian barat Kutai Timur,
- Wilayah utara Kutai Kartanegara, dan
- Sebagian besar Kabupaten Mahakam Ulu.
Tak hanya soal curah hujan, BMKG juga mengidentifikasi sifat hujan di wilayah Kaltim selama periode ini.
Sebagian besar daerah diperkirakan berada dalam kondisi normal (85–115 persen dari rerata klimatologis).
Baca Juga: Pendamping PKH Jadi Garda Depan Sekolah Rakyat di Kaltim
Namun, variasi tetap ada.
Wilayah pesisir timur Kaltim diprediksi mengalami sifat hujan bawah normal, yakni antara 50–84 persen, yang bisa berdampak pada ketahanan air tanah dan sektor pertanian.
Sebaliknya, wilayah tertentu di Kutai Timur dan Berau diperkirakan mengalami sifat hujan atas normal dengan intensitas 116–150 persen, sehingga meningkatkan risiko kejadian hujan lokal secara tiba-tiba.
BMKG Samarinda mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di daerah pesisir dan kawasan rawan cuaca ekstrem, agar tetap memperhatikan pembaruan prakiraan cuaca dan menjaga kesiapsiagaan.
Cuaca Tak Menentu di Kaltim, BMKG Imbau Waspada Bencana Hidrometeorologi
Memasuki pertengahan Juli 2025, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan akan menghadapi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026