SuaraKaltim.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin mempertegas langkahnya dalam mengusut dugaan praktik suap pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur (Kaltim).
Setelah menahan salah satu pengusaha kunci, giliran Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim, Dayang Donna Walfiaries Tania (DDW), yang akan diperiksa penyidik.
“Pada hari Selasa (9/9), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Saudari DDW selaku Ketua Kadin Kalimantan Timur,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Senin, 8 September 2025.
Donna, yang juga putri dari mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.
Namun Budi belum merinci materi pemeriksaan dan juga belum dapat memastikan apakah Donna akan memenuhi panggilan tersebut.
Rudy Ong Dijemput Paksa
Sehari sebelum pemanggilan Donna, KPK sudah mengambil langkah tegas dengan menjemput paksa pengusaha tambang Rudy Ong Chandra (ROC).
“Hari ini Penyidik melakukan jemput paksa terhadap Saudara ROC terkait perkara TPK pengurusan izin pertambangan di wilayah Kaltim periode 2013–2018,” ujar Budi.
Rudy kemudian langsung ditahan untuk pendalaman lebih lanjut.
Baca Juga: CEK FAKTA: Heboh 700 Kepala Desa Ditangkap KPK karena Korupsi, Benarkah?
Tiga Tersangka Utama
Dalam kasus yang disebut melibatkan transaksi pada periode kepemimpinan Awang Faroek Ishak tersebut, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka utama: Awang Faroek Ishak (AFI), putrinya Dayang Donna Walfiaries Tania (DDWT), serta Rudy Ong Chandra (ROC), komisaris di sejumlah perusahaan tambang, termasuk PT Sepiak Jaya Kaltim dan PT Cahaya Bara Kaltim.
Sebelumnya, KPK juga sudah melakukan penggeledahan di rumah Awang Faroek dan menerbitkan larangan bepergian ke luar negeri sejak September 2024 terhadap ketiganya.
“KPK telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1204 Tahun 2024 tentang Larangan Bepergian Ke Luar Negeri terhadap 3 (tiga) orang Warga Negara Indonesia yaitu AFI, DDWT dan ROC," kata Juru Bicara KPK saat itu, Tessa Mahardhika.
Babak Krusial
Dengan ditahannya Rudy Ong dan dipanggilnya Dayang Donna, kasus dugaan suap perizinan tambang di Kaltim kini memasuki fase krusial.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif