SuaraKaltim.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kalimantan Timur (Kaltim), Dayang Donna Walfiares Tania (DDW), dalam kasus dugaan suap izin usaha pertambangan (IUP).
Peran Dayang Donna menjadi sorotan karena diduga meminta dana miliaran rupiah dalam proses perpanjangan izin tambang.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu, 10 September 2025.
“Saudari DDW selaku Ketua Kadin Kaltim sekaligus anak dari saudara AFI (mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak atau AFI) ditahan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 9-28 September 2025,” ujar Asep disadur dari ANTARA.
Asep menjelaskan, selama proses hukum berjalan, Donna akan ditempatkan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Jakarta Timur.
Ia menambahkan, penyidik menjerat Donna dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo.
Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Dalam perkara ini, Dayang Donna diduga berperan meminta uang sebesar Rp 3,5 miliar sebagai syarat perpanjangan enam IUP eksplorasi milik pengusaha Rudy Ong Chandra (ROC).
Setelah uang tersebut diterima, ia mengutus pramusiwinya berinisial IJ untuk mengirimkan surat keputusan (SK) enam IUP kepada perusahaan milik Rudy Ong.
Baca Juga: MK Tolak Gugatan Awang-Ahmad, Sengketa Pilbup Kukar Berlanjut untuk Dendi-Alif
Tak hanya itu, Donna juga kembali menagih biaya tambahan melalui perantara, meski permintaan tersebut tidak direspons.
KPK sendiri telah memulai penyidikan kasus suap IUP sejak September 2024, dengan menetapkan tiga tersangka yakni AFI, DDW, dan ROC.
AFI, yang tak lain adalah mantan Gubernur Kaltim sekaligus ayah Donna, lebih dulu meninggal dunia pada Desember 2024.
Setelah sebelumnya menahan Rudy Ong Chandra pada Agustus 2025, kini giliran Dayang Donna yang resmi dijerat KPK.
Penahanan ini semakin menegaskan peran sentral Donna dalam skandal suap IUP yang menyeret nama besar keluarga politik di Kaltim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini