SuaraKaltim.id - Rapat Paripurna ke-35 DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) tadi malam diwarnai interupsi dari Ketua Komisi II, Sabaruddin Panrecalle.
Ia menyoroti rencana penyertaan modal daerah sebesar Rp 50 miliar untuk PT Migas Mandiri Pratama (MMP) yang menurutnya belum disertai kejelasan rencana bisnis maupun proyeksi keuntungan.
"Ada beberapa hal yang menggelitik bagi kami, terutama mengenai pengeluaran pembiayaan penyertaan modal sebesar kurang lebih Rp 50 miliar rupiah, yang diperuntukan PT Migas Mandiri Pratama (MMP)," sebutnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin, 15 September 2025.
Sabaruddin menegaskan, pengalaman pahit kasus korupsi DBON Kaltim harus menjadi pelajaran berharga.
Ia mengingatkan agar proses penganggaran tidak lagi dilakukan secara tertutup, melainkan terbuka dan transparan.
Dengan begitu, risiko masalah hukum dapat dihindari.
Legislator Gerindra itu mengaku mendukung kebijakan pemerintah, tetapi meminta kejelasan khusus terkait investasi daerah.
"Kami sangat meminta kepada pimpinan agar sebelum mengeluarkan keputusan, hal tersebut terlebih dahulu dibahas secara detail di komisi yang bersangkutan," ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan arah penggunaan anggaran tersebut jelas dan berpihak pada kepentingan publik.
Baca Juga: Pemprov Kaltim Perjuangkan DBH, Angkat Isu Beban Ekologis dan Sosial
"Pendisiplinan soal pengelolaan anggaran itu penting. Kami meminta agar diberikan pemaparan secara akuntabel dan bertanggung jawab kepada Komisi II, serta kepada masyarakat Kalimantan Timur," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri