-
Kecerdasan buatan (AI) dinilai menjadi kebutuhan penting dalam pendidikan, mendorong guru untuk beradaptasi dan memanfaatkannya dalam proses pembelajaran.
-
AI dapat membantu guru dalam pembuatan konten, personalisasi materi, hingga efisiensi waktu, namun penggunaannya harus disertai etika dan transparansi.
-
Pemerintah melalui Kemendikbudristek mulai memperkenalkan pembelajaran koding dan AI dalam kurikulum guna menyiapkan ekosistem pendidikan yang adaptif dan inovatif.
Ia menambahkan, Kemendikdasmen telah mulai memperkenalkan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial sebagai bagian dari kurikulum baru.
Menutup kegiatan tersebut, Hetifah mengajak para guru di Kukar untuk terus belajar dan memimpin transformasi pendidikan di era digital.
“Transformasi pendidikan tidak bisa ditunda. Guru adalah ujung tombak yang akan memastikan teknologi hadir untuk memanusiakan, bukan menggantikan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas