Pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter ASN sebagai pelayan publik yang beretika, tangguh, dan berintegritas.
Otorita IKN bekerja sama dengan BKN untuk membangun budaya kerja yang solid dan kredibel melalui pembinaan etika, kedisiplinan, dan profesionalisme bagi CPNS serta PPPK.
ASN di IKN dituntut menjadi teladan bagi birokrasi nasional dengan menjaga martabat lembaga, kejujuran dalam pengelolaan anggaran, serta memberikan pelayanan publik yang ramah dan tegas.
SuaraKaltim.id - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter aparatur sipil negara (ASN) yang akan menjadi wajah pemerintahan baru.
Otorita IKN menegaskan pentingnya memperkuat peran aparatur sebagai pelayan publik yang beretika, tangguh, dan berintegritas.
Hal itu disampaikan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya tentang kinerja aparatur di Sepaku, Penajam Paser Utara, Sabtu, 1 November 2025.
“Kami membentuk aparatur yang beretika, tangguh, dan berintegritas,” ujar Basuki, disadur dari ANTARA, Minggu, 2 November 2025.
Menurut Basuki, langkah tersebut menjadi bagian dari visi besar IKN sebagai “kota peradaban masa depan”, yang tidak hanya ditopang oleh teknologi dan tata ruang modern, tetapi juga oleh birokrasi yang menjadi teladan bagi pemerintahan nasional.
“Upaya itu komitmen memperkuat peran aparatur sebagai pelayan publik yang menjadi teladan bagi birokrasi nasional menuju IKN sebagai kota peradaban masa depan,” tambahnya.
Untuk mewujudkan hal itu, Otorita IKN membangun sinergi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan etika ASN.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya kerja yang kuat, solid, dan kredibel di lingkungan Otorita IKN.
Calon pegawai negeri sipil (CPNS) serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dibekali pemahaman tentang kode etik, kedisiplinan, dan pengelolaan konflik kepentingan sebagai dasar profesionalisme aparatur.
Baca Juga: Kualitas Hunian di Sekitar IKN Ditingkatkan, 382 RTLH di PPU Direvitalisasi
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN Wisudo Putro Nugroho menjelaskan, pembinaan tersebut berfokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pemahaman peran ASN dalam menjaga kepercayaan publik.
Direktur Kepatuhan Otorita IKN Ahmad Burhanudin menekankan pentingnya kehati-hatian aparatur dalam bersikap dan bertutur, karena setiap tindakan mencerminkan wibawa lembaga.
“Aparatur pemerintahan harus berhati-hati dalam bersikap dan bertutur, menjaga martabat lembaga, kedisiplinan, dan kejujuran mengelola APBN sangat penting,” ujarnya.
Ia menambahkan, aparatur Otorita IKN dituntut memiliki nilai lebih dibandingkan kementerian dan lembaga lain, baik dalam sikap, perilaku, maupun tanggung jawab menjaga kepercayaan publik di tengah pembangunan IKN.
“Seluruh pegawai Otorita IKN agar senantiasa memberikan pelayanan publik yang berorientasi pada keramahan dan ketegasan,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim