Pemprov Kaltim memastikan bantuan pembayaran UKT bagi 33.600 mahasiswa di 7 PTN dan 45 PTS akan dicairkan mulai awal November 2025 dengan anggaran Rp 156 miliar.
Proses administrasi dan verifikasi penerima telah memasuki tahap akhir, menunggu penerbitan SK Gubernur sebagai dasar pencairan.
Sistem digital Gratispol digunakan sebagai basis data utama untuk memastikan penerima bantuan tepat sasaran dan mencegah penerima ganda.
SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya untuk segera menyalurkan bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi ribuan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) di wilayahnya.
Pencairan dana bantuan pendidikan tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal November 2025.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, mengungkapkan bahwa seluruh proses administratif dan penganggaran kini sudah berada di tahap akhir.
Ia memastikan bantuan UKT akan segera disalurkan setelah revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri.
“Sudah tiga kali rapat dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta. Karena anggaran ini adalah di perubahan, bukan di pergeseran. Kalau di perubahan, memang paling cepat di awal November,” jelas Dasmiah, disadur dari kaltimetam.id--Jaringan Suara.com, Selasa, 4 November 2025.
Ia menambahkan, proses review anggaran telah rampung dan kini Pemprov Kaltim tengah menyiapkan Surat Keputusan (SK) Gubernur sebagai dasar pencairan.
“Alhamdulillah untuk Anggaran Belanja Tahunan (ABT) sudah selesai dari Kemendagri review dan perbaikannya juga sudah selesai. Saat ini proses kami adalah pengajuan pencairan. Pencairan UKT sesuai agenda kita di awal November,” terangnya.
Bantuan UKT ini ditargetkan tersalur sepenuhnya pada pekan kedua November, setelah verifikasi penerima rampung.
Tahapan verifikasi dilakukan secara bertahap antara PTN dan PTS.
Baca Juga: Kendaraan Tambang Masih Pakai Pelat B atau L di Kaltim? Siap-siap Kena Tegur Pemprov!
Untuk PTN, prosesnya sudah memasuki tahap ketiga, sementara PTS masih di tahap kedua.
Selain itu, Pemprov Kaltim kini memanfaatkan sistem digital Gratispol sebagai basis data utama untuk menyeleksi penerima bantuan.
Langkah ini dilakukan agar penyaluran bantuan lebih transparan dan tepat sasaran.
“Himbauan kepada mahasiswa, karena link Gratispol itu base data kami. Kalau tidak mendaftar, maka tidak akan masuk dalam tahapan pengumuman. Kami tidak menunggu mahasiswa yang belum mendaftar, terpaksa mohon maaf kami tinggal untuk tahapan berikutnya,” tegas Dasmiah.
Tahun ini, bantuan UKT mencakup 7 PTN dan 45 PTS di seluruh Kaltim, dengan total anggaran Rp 156 miliar untuk sekitar 33.600 mahasiswa penerima manfaat.
Pemprov Kaltim menargetkan penyerahan simbolis bantuan UKT digelar 10 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud
-
Remaja 13 Tahun asal Samboja Jadi Korban ke-57 Tewas di Lubang Tambang
-
Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla