SuaraKaltim.id - Meski telah berstatus bandara berstandar internasional, Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda belum bisa melayani penerbangan dan ekspor luar negeri secara penuh.
Sejumlah fasilitas teknis masih harus dilengkapi agar sesuai dengan standar operasional internasional.
Kepala KPPBC TMP B Samarinda, Tribuana Wetangterah, menyebut bahwa proses menuju operasional penuh masih memerlukan pembenahan sarana penting di area bandara.
“Secara administrasi memang sudah ditetapkan. Tapi untuk pelayanan penuh, masih banyak sarana dan prasarana yang perlu disiapkan,” ujarnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa, 4 November 2025.
Bea Cukai telah melakukan koordinasi dengan pihak pengelola bandara untuk membahas rekomendasi teknis, termasuk kebutuhan penambahan mesin X-Ray, kamera CCTV, pemisahan jalur internasional dan domestik, serta perbaikan tata alur penumpang.
“Untuk memudahkan kami dalam melayani dan mengawasi, kami minta ada beberapa sarana yang harus siap. Jadi nanti kalau ada penerbangan internasional, semuanya bisa berjalan lancar dan aman,” jelasnya.
Tribuana menegaskan, pemisahan jalur penumpang internasional dan domestik menjadi syarat mutlak agar sistem kepabeanan dan keamanan berjalan sesuai aturan.
“Alur internasional dan domestik tidak boleh bercampur. Ini aturan dasar dalam sistem kepabeanan internasional,” tegasnya.
Ia menambahkan, izin ekspor dari Bandara APT Pranoto belum sepenuhnya aktif karena masih menunggu sertifikasi kesiapan fasilitas.
Baca Juga: Penumpang Domestik Turun, Penerbangan Internasional Kaltim Melonjak 114 Persen
“Administrasinya sudah memenuhi, tapi secara fasilitas belum. Harus disertifikasi dulu, baru bisa beroperasi secara penuh,” ujarnya.
Menurutnya, Kementerian Perhubungan memang sudah memberikan izin prinsip bagi bandara tersebut, namun pelaksanaan di lapangan tetap menunggu pemenuhan seluruh persyaratan teknis dari berbagai instansi, termasuk Bea Cukai.
“Jadi memang ada proses bertahap. Kemenhub sudah kasih izin prinsip, tapi pelaksanaan di lapangan masih harus memenuhi semua persyaratan,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Kinerja Gubernur Memprihatinkan, Sejumlah Tokoh Kaltim Bakal Bertemu Prabowo
-
Promo Indomaret hingga 13 Mei 2026, Pepsodent dan Indomilk Lebih Hemat
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar
-
Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit