alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini Tiga Daerah Teratas Penyumbang Kasus Positif Covid-19 di Kaltim

Chandra Iswinarno Rabu, 28 Oktober 2020 | 08:00 WIB

Ini Tiga Daerah Teratas Penyumbang Kasus Positif Covid-19 di Kaltim
Ilustrasi petugas medis Covid-19. [Suara.com/Eko Faizin]

Jumlah pasien dalam perawatan terbanyak berada di Kutai Kartanegara dengan jumlah 919 pasien, disusul Samarinda dengan 582 pasien dan Balikpapan dengan 485 pasien.

SuaraKaltim.id - Tercatat hingga Selasa (27/10/2020), jumlah akumulasi pasien positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyentuh angka 13.348 kasus.

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kaltim mencatat ada 123 kasus baru di provinsi tersebut pada Selasa (27/10/2020).

Meski begitu, Satgas Covid-19 Kaltim mengemukakan ada tiga daerah yang menjadi penyumbang tingginya akumulasi kasus positif Covid-19 di provinsi berjuluk Bumi Etam.

Dalam pemeringkatan yang dilakukan, Samarinda masih menjadi kota yang tertinggi di Kaltim dalam akumulasi kasus positif Covid-19, yakni mencapai 4.131 kasus.

Kemudian disusul Kota Balikpapan 3.766 kasus dan Kutai Kartanegara dengan 2.236 kasus.

Meski begitu, jumlah pasien dalam perawatan terbanyak berada di Kutai Kartanegara dengan jumlah 919 pasien, disusul Samarinda dengan 582 pasien dan Balikpapan dengan 485 pasien.

Sedangkan untuk kasus terkonfirmasi positif dilaporkan bertambah sebanyak 123 kasus, yang tersebar di Kutai Barat 2 kasus, Kutai Kartanegara 39 kasus, Kutai Timur 61 kasus dan Balikpapan 21 kasus.

"Akumulasi kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 13.348 kasus, sedangkan kasus sembuh sebanyak 10.175 kasus, sehingga pasien yang masih dirawat berjumlah 2.708 kasus," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak seperti dilansir Antara.

Sementara untuk angka kesembuhan terus merangkak naik. Andi mengatakan, hingga Selasa (27/10/2020), ada penambahan 216 kasus kesembuhan Covid-19 di wilayah setempat.

Dengan tambahan itu, akumulasi pasien sembuh sebanyak 10.175 kasus.

"Tambahan pasien yang dinyatakan sembuh tersebar di Kutai Barat 2 kasus,Kutai Kartanegara 74 kasus,Kutai Timur 111 kasus, Paser 3 kasus dan Balikpapan 26 kasus," kata Andi. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait