alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wali Kota Rizal Effendi Akui PPKM Balikpapan Tidak Seketat di Pulau Jawa

Chandra Iswinarno Rabu, 20 Januari 2021 | 13:13 WIB

Wali Kota Rizal Effendi Akui PPKM Balikpapan Tidak Seketat di Pulau Jawa
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Dia mengemukakan, PPKM Balikpapan yang diberlakukan sejak Jumat (15/1/2021) tidak seketat di Pulau Jawa. [Inibalikpapan]

Wali Kota Rizal Effendi mengakui jika PPKM yang diterapkan di Balikpapan tidak seketat seperti di Pulau Jawa.

SuaraKaltim.id - Makin meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di Kota Balikpapan dalam beberapa waktu terakhir pada saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menjadi dilema bagi pemkot setempat. Bahkan, Wali Kota Rizal Effendi mengakui jika PPKM di Balikpapan tidak seketat di Pulau Jawa.

Namun, pemkot kerap mendapat protes dari warga terkait pembatasan aktivitas warga yang diterapkan mulai pukul 21.00 WITA.

“PPKM di Balikpapan jauh masih longgar dibandingkan dengan beberapa daerah di pulau Jawa dan Bali,” ujarnya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com, Rabu (20/1/2021).

Bahkan, kata Rizal, di Pulau Jawa pembatasan diberlakukan dari pukul 19.00, sedangkan di Balikpapan masih diberi kelonggaran sampai pukul 21.00 WITA.

Baca Juga: Pasien Covid-19 di Balikpapan Membludak, Pemkot Tambah Dua RS Rujukan

“Jadi jangan dilihat satu daerah saja, tapi dilihat daerah, kami mohon pengertian masyarakat ini semua juga untuk kebaikan bersama,” katanya

Rizal mengakui memang banyak yang mengeluh tapi PPKM diberlakukan untuk kebaikan bersama. Lantaran itu, dia juga meminta agar warga Balikpapan bisa memahami agar penularan Covid-19 bisa ditekan.

“Ya kalau tidak sakit maka tidak merasakan, tapi kalau sudah sakit dan mau ke rumah sakit tapi ditolak karena tidak ada ruangan baru mulai paham pentingnya PPKM ini,” sambungnya.

Rizal juga meminta pengertian kepada warganya, karena kebijakan Covid-19 sebagian besar tidak nyaman. Apalagi dalam beberapa hari terakhir yang terkonfirmasi positif Covid-19 kebanyakan memiliki KTP luar Balikpapan.

“Masih banyak dari luar Balikpapan yang terkonfirmasi positif di balikpapan, juga kita cermati sejak kemarin apakah mereka ini masuk melalui jalur darat atau jalur laut, kalau jalur udara kemungkinan kecil karena sangat ketat pemeriksaannya,” katanya.

Baca Juga: Warga Berusia Muda Masih Mendominasi Kasus Harian Covid-19 Balikpapan

Untuk diketahui, lonjakan tambahan kasus harian Covid-19 di Kota Balikpapan yang terus konsisten di atas angka 100 kasus dalam beberapa hari terakhir, membuat pemkot setempat menambah dua rumah sakit untuk melayani pasien Covid-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait