Tahun 2019 misalnya penerima Kaltim tuntas terdapat 3.235 orang, yang sudah selesai studinya ada 815 orang, sedang laksanakan studi 2.420 orang.
Diterima atau telah dicairkan dana beasiswanya tahun 2021 ada 1.953 orang
"Ada 68 orang itu kurang data, kita suruh lengkapi. Karena harusnya per Januari itu sudah menerima nilai semester sebelumnya. Tapi banyak perguruan tinggi pada Januari itu baru ujian semester. Itu disuruh lengkapi," jelasnya.
Sementara itu ada 39 orang perlu monev lanjutan, karena terjadi penurunan kualitas yang cukup besar, IPK.
Baca Juga:Manajemen Kartu Prakerja Berencana Buka Opsi Gelombang Tambahan
Kondisi demikian tidak langsung diskualifikasi. Tetapi akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
"Nah itu perlu kita lihat masalahnya apa, artinya kalau masalah karena gak pernah masuk lagi, itu lain cerita. Tapi kalau karena masalah keluarga, tergantung situasi," imbuhnya.
Dia mencontohkan, jika 70 juta itu sudah dibayar, tapi pertengahan jalan IPK turun drastis. Jika ditemukan masalahnya karena malas kuliah maka akan dicabut.
"Tapi kalau masalah keluarga, atau hal lain maka diberi kesempatan, yang jelas tidak boleh lewat 8 semester," tuturnya.
Kontributor : Jifran
Baca Juga:Beasiswa Kaltim Tuntas 2021 Dibuka, Ini Link Pendaftaran dan Penjelasannya