alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ke Lokasi Kebakaran, Mobil Relawan Pemadam Kecelakaan Tabrak Rumah Warga

Sapri Maulana Jum'at, 07 Mei 2021 | 17:01 WIB

Ke Lokasi Kebakaran, Mobil Relawan Pemadam Kecelakaan Tabrak Rumah Warga
Mobil PMK Pos Rajawali yang mengalami rem blong dan menabrak rumah warga (Mediaetam.com/Idham)

Dalam insiden yang terjadi tidak terdapat korban jiwa, hanya saja terdapat korban luka luka dari pihak relawan, kerusakan mobil dan bagian depan rumah warga.

SuaraKaltim.id - Nasib apes dialami para relawan PMK Rajawali di Samarinda. Mereka bergegas menuju lokasi kebakaran di sekitar Hotel Jamrud Kota Samarinda. Namun, justru mengalami kecelakaan menabrak rumah warga

Akibat rem blong dan menghindari mobil yang ada di depannya diduga jadi penyebab.

“Habis sembahyang Jumat, pos PKM Rajawali dapat kabar ada kebakaran langsung jalan. Pas mau sampai tikungan, ada mobil brio abu-abu,” ucap Anggota PMK Rajawali Dimas Putra Aditya, Jumat (7/5/2021) dilansir dari Mediaetam.com, media jaringan Suara.com.

Dalam insiden yang terjadi tidak terdapat korban jiwa, hanya saja terdapat korban luka – luka dari pihak relawan, kerusakan mobil dan bagian depan rumah warga.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Samarinda, Jumat 7 Mei 2021

“Dari pihak kami sudah dievakuasi menggunakan mobil pickup ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie, dua orang satu kernet di atas mobil, satunya anggota yang berpegangan di belakang mobil terhempas,” jelas Dimas.

Mobil PMK Pos Rajawali yang mengalami rem blong dan menabrak rumah warga (Mediaetam.com/Idham)
Mobil PMK Pos Rajawali yang mengalami rem blong dan menabrak rumah warga (Mediaetam.com/Idham)

Sempat terjadi perdebatan antara Relawan FKM dan juga warga yang rumahnya tertabrak, relawan yang ingin menarik mobil dihalangi oleh pemilik rumah yang takut rumahnya roboh.

“Ya nama shock pasti marah – marah, minta ganti rugi dan kami siap, nanti dananya akan diambil dari uang kas,” ucap dia.

Sementara itu Bhabinsa kelurahan bandara Wayan yang berada di lokasi menjelaskan permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kedua pihak sudah sepakat, akan membangun rumahnya seperti semula saat belum ditabrak, pemilik rumah menyediakan tukang dan pihak PMK siap menyediakan biaya pembangunan,” tutup Wayan.

Baca Juga: Jembatan Mahkota II Samarinda Berpeluang Dibuka Sebelum Lebaran

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait