Persiapan Pemindahan IKN, Pemprov Kaltim Jalin Kerja Sama Siapkan TPA

Selain Balikpapan, kerja sama penyiapan TPA sampah juga akan melibatkan Pemkab Kukar dan Penajama Paser Utara (PPU).

Sapri Maulana
Jum'at, 28 Mei 2021 | 09:00 WIB
Persiapan Pemindahan IKN, Pemprov Kaltim Jalin Kerja Sama Siapkan TPA
Pra desain Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) baru Kaltim jadi sorotan warganet.

SuaraKaltim.id - Jelang realisasi ibu kota negara (IKN) pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim), sejumlah persiapan terus dilakukan pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akan menyiapkan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah kerja sama dengan tiga daerah penyangga.

Hal itu diungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Tommy Alfianto. Bahwasannya sempat ada pertemuan dengan Pemprov Kaltim tentang rencana menyiapkan TPA untuk mengantisipasi jika IKN terealisasi.

Selain Balikpapan, kerja sama penyiapan TPA sampah juga akan melibatkan Pemkab Kukar dan Penajama Paser Utara (PPU).

“Kewenangan Provinsi. Kemarin memang ada baru rapat semacam pembahasan DLH Provinsi,” ujarnya, ditulis Jumat (28/5/2021) dilansir Inibalikpapan.com, media jaringan Suara.com. 

Baca Juga:Hampir 6 Jam Listrik Padam di Kota Samarinda

Untuk lokasi TPA, rencana akan disiapkan di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara.

“Lokasinya di daerah Kutai Kertanegara, Samboja, Namanya regional kan kebijakan dari Provinsi," katanya.

Menurutnya, tidak mungkin sampah IKN semuanya akan dibebankan semua ke TPA Manggar di Balikpapan.

“Gak mungkin kita yang tampung karena Balikpapan saja sudah kewalahan,” ujarnya.

“Yang regional kalau memang harus ada peran, mau gak mau kita berperan juga . IKN jelas Balikpapan terbeban daerah penyangga otomatis banyak orang banyak sampah.”

Baca Juga:Listrik Padam di Kaltim, Tamu Hotel di Samarinda Terjebak Dalam Lift

Pemerintah Kota Balikpapan juga kini tengah menyiapkan pengelolaan TPA Manggar melalu skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), yang diperkirakan 2026 akan penuh.

Hal itu untuk mengantisipasi pertumbuhan penduduk yang akan berdampak pada meningkatnya volume sampah. Saat ini tengah dalam tahapan persiapan, mulai dari study dan uji kelayanan

“KBBU itu kan ada tahapan, pertama study pendahuluan, kemudian nanti FS (feasibility study), pertumbuhan penduduk otomasti jumlah penduduk banyak sampah pun akan meningkat,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini