Punya Banyak Motif yang Khas Sesuai dengan Daerahnya, Sayang Kaltim Minim Pengrajin Batik

Kita ingin ada anak-anak muda di Kaltim yang berminat dan menekuni dunia membatik."

Denada S Putri
Kamis, 30 September 2021 | 18:34 WIB
Punya Banyak Motif yang Khas Sesuai dengan Daerahnya, Sayang Kaltim Minim Pengrajin Batik
Risno Asan Sanjoyo dengan karya batiknya motif paku, salah satu pengrajin batik di Kaltim. [Inibalikpapan.com].jpg

SuaraKaltim.id - Kaltim memiliki potensi besar dalam usaha batik. Namun sayangnya hingga kini masih minim pengrajin bajit atau pembatik di Benua Etam.

Ketua DP PKK Kaltim Norbaiti Isran Noor mengatakan, Kaltim memiliki motif batik yang beragam. Khususnya dengan khas masing-masing dari sepuluh kota dan kabupaten di Bumi Mulawarman.

Misalnya, Bontang memiliki khas batik motif Burung Kuntul, Penajam Paser Utara (PPU) dengan motif Kijang, Paser dengan motif ukiran dan Kutai Kartanegara (Kukar) dengan motif naga.

Lalu, Kutai Timur (Kutim) dengan motif paku, Kutai Barat (Kubar) dengan motif Macan Dahan, dan Berau, Balikpapan dan Mahakam Ulu (Mahulu) dengan Batik Putri Maluang.

Baca Juga:Sepak Terjang dan Keruntuhan PKI di Kaltim, Diketuai Bangsawan Kukar Keturunan Arab

“Di Samarinda ini, hanya ada dua, kreasi batiknya bagus dan tapi pewarnaannya harus lebih diperhatikan,” kata Norbaiti, yang merupakan istri dari Gubernur Kaltim Isran Noor, dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (30/9/2021)

Padahal, kata dia, batik bagian warisan budaya bangsa. Tak terkecuali budaya daerah di kabupaten dan kota di Kaltim. Maka, selayaknya memiliki kekhasan batik masing-masing daerah.

Bahkan lanjutnya, meski sudah ada sejumlah rumah batik, namun pembatiknya rata-rata bukan asli orang lokal. Sehingga, perlu dorongan agar anak-anak millenial juga punya minat membatik.

“Kita ingin ada anak-anak muda di Kaltim yang berminat dan menekuni dunia membatik. Anak-anak millenial pasti kreatif dan inovatif dalam berkarya,” ujarnya.

“Potensi besar kita memerlukan sentuhan perajin-perajin batik dari warga lokal. Sebab kepada siapa lagi kita berharap, selain perajin batik lokal. Selain meningkatkan pendapatan mereka, juga melestarikan budaya khas daerahnya.”

Baca Juga:Menteri BUMN Dorong PT Pupuk Kaltim Masuk Pasar Pupuk Non-Subsidi, Apa Tujuannya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini