alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gedung MTQ Dibangun Pemkot Bontang dengan Anggaran Rp 11,6 Miliar, Ini Nasibnya Kini

Denada S Putri Senin, 18 Oktober 2021 | 20:27 WIB

Gedung MTQ Dibangun Pemkot Bontang dengan Anggaran Rp 11,6 Miliar, Ini Nasibnya Kini
Kondisi pagar hias Gedung MTQ di Lapangan Bessai Berinta atau Lang-lang mulai roboh satu-satu. [KlikKaltim.com]

Usai perhelatan besar gedung MTQ tidak lagi diperhatikan khusus.

SuaraKaltim.id - Kondisi pagar hias gedung MTQ yang baru diresmikan Januari kemarin sudah rusak. Sejumlah pagar yang berada di halaman depan gedung mengalami keretakan dan sebagian roboh. 

Gedung MTQ yang terletak di dalam area stadion Bessai Berinta Kelurahan Api-api Kecamatan Bontang Utara itu di bangun oleh Pemerintah Kota Bontang dengan jumlah anggaran Rp 11,6 miliar. Gedung tersebut baru saja digunakan untuk perhelatan lomba MTQ tingkat Provinsi ke 42 pada 3-9 Juli lalu. 

Namun, usai perhelatan besar gedung MTQ tidak lagi diperhatikan khusus. Seharusnya dinas terkait memberikan perhatian terhadap pemeliharaan secara berkala. 

Menyikapi kerusakan itu Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Bangunan (PUPRK) Bontang Edi Suprapto mengatakan, segera melakukan tinjauan kelapangan untuk melihat kondisi bangunan yang mengalami kerusakan. 

Baca Juga: Website Beasiswa Bontang Sudah Bisa Diakses: Tetap Dipantau Untuk Kelancarannya

"Terakhir memang tim melakukan perbaikan tepatnya seminggu sebelum pelaksanaan MTQ untuk memperbaiki saluran air agar tidak terjadi genangan dan merapikan atap gedung yang mengalami kebocoran," kata Edi menyadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (18/10/2021). 

Lebih lanjut, ia menuturkan saat setelah digunakan untuk event besar, gedung itu sering kali dipakai untuk pelaksanaan vaksinasi massal bagi masyarakat umum.  Bukan hanya itu, lokasi yang berada di pusat olah raga itu pun sering dipakai tempat latihan oleh masyarakat. 

"Kami akan evaluasi secepatnya, memang karena mungkin penyebabnya karena sering dipakai untuk aktivitas padat masyarakat," sambungnya. 

Saat disinggung alokasi anggaran untuk melakukan perbaikan kerusakan gedung, ia belum secara gamblang menjawab apakah akan mengusulkan anggaran tambahan perbaikan. 

"Kita lihat dulu dan akan menghitung pembiayaannya setelah itu baru dilakukan perbaikan," pungkasnya.

Baca Juga: Ada 5 Madrasah di Bontang yang Sudah PTM, 13 Lainnya Masih Belajar Daring Karena Hal Ini

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait