Kota Balikpapan Masih Kurang Guru Agama Katolik dan Protestan

"Idealnya jika murid ada 15 maka harus ada kelas sendiri," ujarnya.

Denada S Putri
Senin, 15 November 2021 | 16:13 WIB
Kota Balikpapan Masih Kurang Guru Agama Katolik dan Protestan
Kepala Disdik Balikpapan, Muhaimin. [Inibalipapan.com]

SuaraKaltim.id - Mengatasi kurangnya tenaga pendidik di Kota Balikpapan dengan cara membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjain Kerja (PPPK). Hal itu dilakukan tak lain untuk mengatasi kurangnya tenaga pendidik di Kota Balikpapan yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Yah, di Kota Minyak sendiri tenaga pendidik dengan status tersebut masih kurang. Salah satu tenaga yang masih kurang ialah sektor guru dengan formasi guru Agama Katolik dan Agama Kristen Protestan.

Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Muhaimin men­gatakan, keterbatasan dan kekurangan guru di dua formasi tersebut tentu berim­bas pada pembelajaran anak didik. Sehingga anak didik harus digabungkan dengan yang lainnya.

“Kita masih kekurangan guru agama katolik dan protestan,  idealnya jika murid ada 15 maka harus ada kelas sendiri,” ujarnya melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (15/11/2021).

Baca Juga:Evi Fitriani Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional UI

Ia menuturkan, karena kekurangan itu, terkadang guru mata pelajaran lain yang be­ragama Katolik merangkap se­bagai pendidik Agama Kristen Protestan.

“Sehingga Forum Umat Katolik bersama MGMP Guru Agama Katolik Balikpapan ke DPRD mempertanyakan infor­masi penerimaan ASN PPPK ta­hun 2022 nanti,” jelasnya.

Di penerimaan PPPK tahun 2021 tak ada rekruitmen for­masi untuk Aparatur Sipil Neg­ara (ASN) guru Agama Kristen Protestan dan Agama Katolik.

Dirinya menambahkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan audiens, sehingga berdasarkan data yang disam­paikan tahun ini telah diusul­kan formasi PPPK untuk guru Agama Katolik dan Agama Kristen Protestan sebanyak 23 orang. Meliputi, SD 13 orang dan SMP 10 orang.

“Mudah-mudahan tidak berkurang pada saat nanti pembahasan antara Kemen­PAN-RB, Kemendagri, Kemen­dikbud,” tuturnya. 

Baca Juga:Guru Madrasah Diduga Terlibat Peredaran Psikotropika, Ini Kata Kakanwil Kemenag Sleman

Ia menambahkan, saat ini di Balikpapan guru SD masih kurang 300 orang. Kemudian guru SMP masih butuh 80 orang. Di lain sisi, upah guru honorer tertinggi di Balikpapan berkisar Rp 2,7 juta hingga Rp 3 juta. 

“Sedangkan jika ingin menjadi ASN, para lulusan baru ini harus menunggu rekrutmen CPNS,” akunya.

Makanya ia berharap perusahaan-perusahaan di Balikpapan berkontribusi terhadap bidang pendidikan melalui program corporate social responsbility (CSR).

“Misalnya satu perusahaan membantu dua guru. Digaji UMK oleh perusahaan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini