SuaraKaltim.id - Viral di media sosial (Medsos) Instagram, curhatan Puan Maharani yang tak disambut dengan baik oleh salah satu gubernur saat dirinya kunjungan kerja.
Perihal itu, diunggah oleh salah satu akun informasi @penajamterkini_net. Akun itu mengunggah sebuah artikel dengan judul yang diduga kalimat dari putri Megawati Soekarno Putri tersebut.
Berikut judul artikel tersebut, yang dikutip Jumat (11/2/2022):
"Ke daerah ketemu kepala daerah, kepala daerahnya tidak bangga ya kepada saya, kayak males-malesan," Puan Maharani.
Baca Juga:Bukan Ketemu Pengantin, Cewek Ini Pakai Batik ke Kondangan karena Mau Pulang ke Rumah
Tak hanya itu, akun dari medsos tersebut juga memberikan keterangan lain dalam tulisannya. Ia memberikan penjelasan detail soal apa yang menimpa Ketua DPR RI tersebut.
"Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Puan Maharani mengungkapkan ada gubernur yang tak mau menyambut dirinya saat turun ke daerah," jelasnya.
Kemudian, dalam keterangan tulis admin itu juga, ia menyampaikan bahwa Puan Maharani mengeluhkan hal tersebut. Bahkan disitu, Puan diduga menyindir gubernur yang tak mengurusnya dengan baik.
"Kenapa saya datang ke Sulawesi Utara itu tiga pilar bisa jalan, jemput saya, ngurusin saya, secara positif ya. Kenapa saya punya gubernur kok nggak bisa kaya begitu, justru yang ngurusin saya gubernur lain," ujar Puan Maharani saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi tiga pilar PDI-P di Provinsi Sulut, Rabu (9/2/2022), di Luwansa Hotel, Manado, juga dikutip dari keterangan tulis sang admin.
Lebih lanjut, admin menyampaikan bahwa hal tersebut membuat Puan Maharani bertanya-tanya. Si admin juga menuliskan jabatan Puan Maharani yang merupakan Ketua DPR ke 23 itu.
Baca Juga:Viral di Twitter Atap Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Bocor, Tampak Seperti Air Terjun
"Dalam hatinya, Puan bertanya-tanya kenapa bisa ada gubernur seperti itu. Padahal, kata Puan, ia merupakan Ketua DPR ke-23 sejak 1945. Kenapa gitu loh, ini kan jadi pertanyaan. Kok bisa gitu, saya ini Ketua DPR ke-23 dari tahun 45 setelah ada menjabat DPR-DPR, itu saya Ketua DPR ke-23," kata Puan, yang juga dilansir dari keterangan tulis.