Dari pantaun beberapa lokasi, ia menyebut memang ada yang sudah mendirikan Pasar Ramadan. Seperti di Klandasan, Terminal Balikpapan Permai, RSS Damai Balikpapan Selatan.
“Kemungkinan pasar Ramadan akan lebih banyak, karena adanya pelonggaran pada tahun ini, rata-rata pasar ramadan di Balikpapan ini dikoordinir perorangan dan LPM setempat,” tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Sayid Muhdar menjelaskan, pelaksanaan pasar Ramadan pada tahun ini, sebenarnya kurang lebih masih sama seperti tahun lalu. Cuma ada beberapa redaksi saja yang memang kita perbarui.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pasar ramadan lebih ditekankan kepada masing-masing kecamatan untuk lebih mengarahkan dan merapatkan lagi terkait penentuan lokasi pasar ramadan. Termasuk LPM, serta OPD terkait.
Baca Juga:Ramadan Tahun Ini, Pemkot Balikpapan Beri Sejumlah Relaksasi, Ini Buktinya
“Untuk titik lokasi ditetapkan sebagai pasar makan kita masih menunggu laporan dari hasil kajian di masing-masing kecamatan, nanti secara teknis akan dibahas dengan melibatkan OPD terkait termasuk Muspika. Yang paling diutamakan dalam izin pelaksanaan pasar ramadan ini adalah penekanan pada penerapan prokes karena memang situasi saat ini masih dalam pandemi Covid 19,” katanya.
Ia menerangkan, aturan yang akan diberlakukan juga akan dilaksanakan dengan menyesuaikan dengan level PPKM yang diterapkan.
Terkait rencana penggunaan aplikasi peduli lindungi dalam pelaksanaan pasar ramadan, ia menyampaikan bahwa hal tersebut sulit untuk diterapkan, karena kondisi pintu pasar ramadhan yang banyak.
“Karena ini banyak pintu masuknya kecuali hanya satu pintu masuk,” tutupnya.
Baca Juga:Viral di Medsos, Dua Pelaku Diamankan di Balikpapan Karena Curi 14 Karung Beras