facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ukraina Simpan Ratusan Mayat Tentara Rusia di Gerbong Berpendingin Sebelum Dipulangkan ke Keluarga

Bella Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:36 WIB

Ukraina Simpan Ratusan Mayat Tentara Rusia di Gerbong Berpendingin Sebelum Dipulangkan ke Keluarga
Prajurit Ukraina membawa mayat tentara Rusia yang tewas selama invasi Rusia ke Ukraina, sebelum memasukkan mereka ke dalam gerbong berpendingin, di Kiev, Ukraina 13 Mei 2022. (Antara/Reuters/Valentyn Ogirenko/as)

"Sebagian besar dari mereka dibawa dari wilayah Kiev, sebagian dari wilayah Chernihiv dan beberapa dari wilayah lain,"

SuaraKaltim.id - Ukraina menyimpan Mayat-mayat tentara Rusia yang tewas selama perang ke dalam gerbong kereta berpendingin, sambil menunggu waktu untuk dipulangkan ke keluarga mereka.

"Sebagian besar dari mereka dibawa dari wilayah Kiev, sebagian dari wilayah Chernihiv dan beberapa dari wilayah lain," ungkap Volodymyr Lyamzin, kepala penghubung sipil-militer, kepada Reuters.

Sejumlah petugas berpakaian pelindung putih terlihat mengangkat kantong-kantong mayat ke dalam gerbong.

Volodymyr Lyamzin mengungkapkan, gerbong-gerbong berpendingin yang ditempatkan di seluruh Ukraina juga digunakan untuk tujuan serupa.

Baca Juga: 5 Poin Pernyataan Jokowi Minta Stop Perang Rusia-Ukraina di Depan Biden

Hingga saat ini, belum ada perkiraan yang tepat mengenai banyaknya korban dari pihak Rusia.

Namun begitu, suasana yang direkam oleh Reuters memberikan gambaran pahit tentang ‘harga yang harus dibayar’ Presiden Vladimir Putin sejak dia memerintahkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari.

Sehari sebelumnya, militer Ukraina merilis foto-foto udara tentang sisa-sisa kendaraan lapis baja Rusia yang terbakar dan terbengkalai setelah tertangkap saat berusaha menyeberangi sebuah sungai di wilayah Donbas, medan pertempuran utama.

"Kami telah memasuki fase perang baru yang panjang," ungkap Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov dalam unggahan di Facebook.

Reznikov memperkirakan "pekan-pekan yang sangat berat" ketika Ukraina akan sendirian melawan "agresor yang murka".

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Perang di Ukraina Perburuk Perekonomian Dunia

Tentara Ukraina telah meraih kemenangan teritorial tercepat sejak memaksa pasukan Rusia pergi meninggalkan Kiev lebih dari sebulan lalu. Mereka juga berhasil mengusir musuh dari kota terbesar kedua, Kharkiv.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait