"Kalau dari perhatian mungkin sudah mulai beda ya dari pengurus sebelumnya. Di sisi lain bonus yang ditawarkan daerah lain juga besar. Karena kami juga memikirkan kesejahteraan," katanya.
Pun dengan Michael Owen Siburian atlet panjat tebing andalan Balikpapan. Dirinya sempat berkeinginan untuk pindah daerah. Namun dia mengurungkan niat tersebut lantaran masih ingin mengharumkan nama Balikpapan di Porprov mendatang.
"Hampir saya pindah bela daerah lain. Tapi tidak jadi, karena ingin berikan prestasi Balikpapan. Semoga nanti perhatian ke atlet bisa ditingkatkan lagi," ucapnya.
Kesejahteraan para atlet memang mesti jadi perhatian baik dari KONI maupun DPOP Balikpapan. Mengingat daerah lain tak segan untuk menawarkan bonus yang cukup besar demi mencapai prestasi emas di multi ajang.
Di sisi lain Mantan Ketua KONI Balikpapan, Roy Nirwan mengakui pindahnya atlet ke daerah lain disebabkan karena komunikasi yang dijalin insan olahraga tidak berjalan dengan baik.
"Itu terjadi karena tidak kompak. Karena kunci penting kita kompak. Akibatnya ada atlet yang lari, merasa tidak diperhatikan. Semuanya mesti kita lakukan bersama," jelasnya.
Ditambahkan Roy organisasi olahraga mesti mempunyai hubungan dengan Pemerintah Kota Balikpapan. Mengingat kemajuan prestasi olahraga itu merupakan hasil sinergitas yang baik antara organisasi olahraga dengan pemerintah daerah.
"Tanpa dukungan pemerintah tidak akan mampu. Siapapun yang memimpin organisasi olahraga tanpa dukungan pemerintah tidak akan mampu kita. Kita mesti kompak sama-sama," tegasnya.
Kontributor: Arif Fadillah
Baca Juga:Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Bertambah 39 Orang, 1 Dinyatakan Meninggal Dunia