Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Nurhadi mengaku, saat ini pengerjaan tengah berproses. Sisa presentase yang masih dikejar sebanyak 18 persen.
Disdikbud dan pihak kontraktor pun sudah berkoordinasi agar maksimal menyelesaikan hingga batas akhir kontrak.
"Kalau ini terus berprogres. Ini sudah 82 persen. Kan ini kita belum tahu lagi. Kalaupun tersisa sedikit bisa addendum. Kan aturan bisa diberikan kesempatan maksimal 50 hari," kata Nurhadi.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Siti Chusuning Khaya meminta agar proyek ini bisa selesai. Karena pada 2024 mendatang SMP Negeri 2 masih mempunyai alokasi pembangunan gedung baru.
Jangan sampai justru menumpuk semua pengerjaan yang pada akhirnya merugikan peserta didik. Total saat ini di SMP Negeri 2 terdapat 24 rombongan belajar. Karena ada pembangunan sebagian rombel harus belajar secara daring.
"Harus bisa selesai. Tahun depan ada pembangunan lagi. Kasian anak sekolah harus belajar daring. Meski kami jadwalkan bergantian per angkatan," ucap Siti.