Harga Beras Bulog Melonjak di Atas HET, KPPU Duga Ada Permainan di Balikpapan

Ketua KPPU RI, M. Fanshurullah, menjelaskan pihaknya menemukan selisih harga yang signifikan antara Harga Eceran Tertinggi (HET) dengan harga beras di pasaran.

Denada S Putri
Senin, 29 April 2024 | 17:15 WIB
Harga Beras Bulog Melonjak di Atas HET, KPPU Duga Ada Permainan di Balikpapan
Ilustrasi edagang beras melayani pembeli di pasar. [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraKaltim.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI menemui adanya indikasi persengkokolan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog di berbagai daerah, termasuk Balikpapan

Ketua KPPU RI, M. Fanshurullah, menjelaskan pihaknya menemukan selisih harga yang signifikan antara Harga Eceran Tertinggi (HET) dengan harga beras di pasaran.

Contohnya, beras premium yang memiliki HET Rp 13.900, dijual di pasaran dengan harga Rp 17.600, selisih Rp 3.700.

Sementara beras medium dengan HET Rp 10.900, dijual seharga Rp 16.750, selisih Rp 5.850.

Baca Juga:Balikpapan Punya Maskot Baru, Si Sali Siap Semarakkan Pilkada 2024

"Ini dalam konteks persaingan usaha kami melihat ada indikasi mengatur-atur harga ini, ada indikasi, supaya harga itu memang di atas HET tadi," kata M Fanshurullah, dikutip Senin (29/04/2024).

Ketua KPPU RI M. Fanshurullah (kanan) saat kunjungan kerja ke Balikpapan, Minggu (28/04/2024). [SuaraKaltim.id/Arif Fadillah]
Ketua KPPU RI M. Fanshurullah (kanan) saat kunjungan kerja ke Balikpapan, Minggu (28/04/2024). [SuaraKaltim.id/Arif Fadillah]

Sementara itu indikasi persengkokolan terkait distribusi beras juga terjadi di Balikpapan. Kepala Kantor Wilayah Balikpapan KPPU, FY Andriyanto menjelaskan kejadian itu berlangsung dalam sebulan terakhir. 

Adanya pengoplosan tersebut membuat KPPU akan memanggil pihak Bulog hingga distributor. 

"Kami menemukan informasi terjadi pengoplosan beras SPHP bulog dengan dikemas ulang dengan harga di atas HET. Kami masih menelusuri dugaan indikasi tersebut. Kami melakukan penyeledikan pemanggilan bulog dan terkait distributor berasnya juga," katanya kepada SuaraKaltim.id. 

Kendati demikian KPPU turut mengapresiasi peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan yang turut memberikan solusi saat ada kelangkaan beras.

Baca Juga:Nyaris Tenggelam di Beras Basah, Pria Lansia Diselamatkan Sesama ABK dan Dirawat di RS

"Terkait harga beras kami apresiasi pemerintah yang sudah menggelar pasar murah melalui Dinas Perdagangan," jelasnya.

Kontributor : Arif Fadillah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini