Disdikbud Kaltim Dorong Budaya Lokal Tembus Kancah Internasional

Disdikbud Kaltim berkomitmen mengangkat budaya lokal ke tingkat nasional/internasional melalui kolaborasi. KSBN diharapkan jadi penggerak utama pelestarian budaya.

Bella
Minggu, 25 Mei 2025 | 21:21 WIB
Disdikbud Kaltim Dorong Budaya Lokal Tembus Kancah Internasional
Kadisdikbud Kaltim (tengah) mengenakan baju Kustin khas Kutai pada acara pelantikan Komite Seni dan Budaya Nusantara Provinsi Kaltim. (Disdikbud Kaltim)

Beberapa budaya unggulan dari provinsi ini berpotensi besar untuk dikenal di tingkat nasional dan internasional.

Salah satu yang paling ikonik adalah budaya Dayak, terutama sub-suku Dayak Kenyah dan Dayak Bahau, yang terkenal dengan tarian tradisional seperti Tari Hudoq.

Tarian ini biasanya dilakukan dalam rangka upacara pertanian dan dipercaya memiliki kekuatan untuk mengusir roh jahat serta mendatangkan hasil panen yang baik.

Selain itu, ada kerajinan ukir dan anyaman Dayak yang sudah dikenal hingga ke luar negeri.

Baca Juga:TKA Mulai Diterapkan November 2025, Sasar Evaluasi Individu Siswa

Motif-motif yang digunakan pada ukiran maupun tenunan umumnya mengandung simbol kehidupan dan alam, seperti naga, burung enggang, dan motif tumbuhan, yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan.

Dari wilayah Kutai, budaya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menjadi kekayaan sejarah yang tak ternilai.

Tradisi Erau, yang merupakan pesta adat kerajaan, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam dan luar negeri.

Prosesi budaya ini menampilkan berbagai ritual, tarian, dan lomba tradisional yang merepresentasikan semangat gotong royong dan kebesaran budaya Kutai.

Sementara itu, dari suku Paser dan Banjar, terdapat kesenian Hadrah, Mamanda, dan pantun bersambut yang memiliki nilai-nilai hiburan sekaligus edukatif, terutama dalam menyampaikan pesan moral dan ajaran sosial masyarakat.

Baca Juga:Penerimaan Pajak Kaltimtara Capai Rp 5,8 Triliun, Tapi Terkoreksi 24 Persen

Kekayaan kuliner tradisional Kaltim seperti nasi bekepor, amplang, dan bubur pedas juga menjadi bagian dari budaya yang bisa dipromosikan secara luas.

Kuliner ini bukan hanya menyuguhkan rasa khas, tetapi juga menyimpan cerita tentang sejarah dan tradisi komunitas lokal.

Dengan kekayaan budaya tersebut, Kalimantan Timur memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu episentrum promosi budaya Indonesia ke dunia internasional, terlebih jika digerakkan melalui sinergi antara pemerintah, komunitas budaya, dan pelaku kreatif lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini