Pemkot Bontang Soroti Krisis Identitas Pelajar, Media Sosial Jadi Sorotan

Eddy Foreswanto, mengakui memang ada siswa laki-laki yang cenderung menunjukkan sisi feminim dan sering mendapat perlakuan berbeda dari lingkungannya.

Denada S Putri
Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:36 WIB
Pemkot Bontang Soroti Krisis Identitas Pelajar, Media Sosial Jadi Sorotan
Ilustrasi krisis identitas pelajar. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pemkot Bontang memberi perhatian pada krisis identitas pelajar yang diduga dipengaruhi arus konten media sosial.

  • Wali Kota Neni Moernaeni meminta DP3AKB memperkuat program kesehatan mental agar siswa terhindar dari depresi dan masalah remaja.

  • DP3AKB menyiapkan solusi melalui kegiatan pramuka sebagai wadah kreativitas sekaligus pembentukan karakter pelajar.

SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mulai memberi perhatian khusus pada isu krisis identitas yang dialami sejumlah pelajar.

Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, menegaskan pentingnya langkah konkret dari perangkat daerah terkait agar persoalan tersebut tidak semakin berkembang.

Salah satu pemicu yang ia soroti adalah derasnya arus konten media sosial yang dianggap mampu memengaruhi perilaku remaja.

Menurut Neni, kondisi ini berpotensi menggeser jati diri pelajar, khususnya laki-laki.

Baca Juga:Harga Beras di Bontang Tembus Rp 75 Ribu, GPM Hadirkan Solusi Lebih Murah

Hal itu disampaikan Neni Moernaeni saat membuka kegiatan Jambore Ajang Kreativitas Anak, Selasa, 30 September 2025.

"Tadi saya lihat kalau laki-laki yang gemulai justru mendapat apresiasi. Ini kan bahaya. Jadi saya perintahkan untuk dituntaskan. Berikan wadah," ucap Neni, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu, 1 Oktober 2025.

Sebagai langkah awal, Neni meminta Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) untuk memperkuat program kesehatan mental, agar siswa terhindar dari depresi maupun masalah remaja.

Menanggapi hal itu, Kepala DP3AKB Bontang, Eddy Foreswanto, mengakui memang ada siswa laki-laki yang cenderung menunjukkan sisi feminim dan sering mendapat perlakuan berbeda dari lingkungannya.

"Jadi perlu dipahami, memang ada laki-laki yang justru mendominasi sikap feminimnya. Biasanya mereka dijauhi teman sebayanya," ucap Eddy.

Baca Juga:Pemkot Bontang Tegas: Dapur MBG Langgar SOP Akan Ditindak

Untuk itu, DP3AKB berupaya mencari formula tepat, salah satunya lewat kegiatan pramuka.

Program ini diharapkan bisa menjadi ruang bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat pembentukan karakter.

"Di sini mereka akan dilatih menjadi pribadi yang lebih baik dan manajemen organisasi," pungkas Eddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini