Baca 10 detik
- Siswa SMK di Samarinda meninggal setelah mengalami pembengkakan pada kaki.
- Korban memakai sepatu sekolah yang sempit karena keterbatasan ekonomi keluarga.
- Gejala awal nyeri pada kaki, kemudian menjalar hingga ke pinggang dan punggung.
Ia juga mengaku diminta untuk mencari bantuan relawan secara mandiri.
"Kami disuruh cari sendiri relawan, padahal kondisi anak sudah meninggal," tambahnya.
Selain itu, Ratnasari menyebut selama ini tidak pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH).
Ia mengaku pernah mengajukan, namun disebut tidak lagi tersedia.
"Dulu pernah tanya, tapi katanya sudah tidak ada bantuan, jadi kami tidak lanjut lagi," pungkasnya.
Pihak keluarga berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait akses layanan kesehatan dan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, agar kejadian serupa tidak terulang.