SuaraKaltim.id - Pertamina Shop (Pertashop) bakal dibangun di setiap desa di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pembangunan tersebut akan memilih yang jaraknya jauh dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penjam Paser Utara Usep Supriyatna mengatakan, pada tahun ini pembangunan Pertashop desa baru sebatas sosialisasi, dan akan dilanjutkan pada tahun 2021.
"Kami mulai sosialisasikan rencana pembangunan petrashop di desa untuk mudahkan warga dapatkan bahan bakar minyak," katanya dilansir dari ANTARA di Penajam, Sabtu (7/11).
"Pembangunan Petrashop itu mulai digagas pada tahun ini, khususnya untuk wilayah perdesaan yang jauh dari lokasi SPBU," imbuhnya.
Nantinya, jenis BBM yang dijual di Pertashop kelasnya berbeda dengan yang di SPBU. Untuk BBM jenis pertalite dan pertamax menggunakan RON92.
Adapun BBM jenis solar atau dexlite menggunakan HSE sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan BBM.
Jika terealisasi, Pertashop di setiap resa dikelola oleh masing-masing badan usaha milik desa (BUMDes).
Menurut dia, sosialisasi terus berjalan dan ada beberapa desa yang berminat.
Ketika BUMDes membuat unit baru, menurut dia, harus melakukan studi kelayakan dan memasukkannya dalam perencanaan desa.
Baca Juga: ASN di Pemprov Kaltim yang Positif Covid-19 Dilarang Jalani Isolasi Mandiri
Pertashop, kata Usep Supriyatna, juga bisa menaikkan pendapatan asli desa dan menjadi salah satu usaha yang dapat menyokong kegiatan pembangunan perekonomian desa.
Ia menegaskan bahwa Pertamina Shop merupakan lembaga penyaluran di tengah desa yang resmi dari pemerintah.
Tag
Berita Terkait
-
Bentang Jembatan Pulau Balang Rampung, Akses dari Balikpapan Terkendala
-
Akhir Pekan Pertama November Akumulasi Covid-19 di Kaltim Tambah 265 Kasus
-
Wakil Gubernur Lantik Lima Anggota Komisi Informasi Kaltim
-
Pupuk Indonesia Dongkrak Produktivitas Jagung Dompu Lewat Agro Solution
-
Pupuk Kaltim Tanam Jagung Perdana dari Program Agro Solution di Dompu, NTB
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Harga Mobil Dinas Rp8,5 M, Gubernur Kaltim: Masa Mobil Kepala Daerah ala Kadarnya?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026