Wali Kota Samarinda Andi Harun (berdiri memegang kursi) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor DPRD Samarinda, Senin 29 Maret 2021. [Jeri Rahmadani/Presisi.co]
Saat ditanya apakah memang sedang memberlakukan kebijakan tersebut ?. Agus Tri menjelaskan bahwa kebijakan itu lagi dievaluasi.
Sebelumnya kata dia ada beberapa anggota dewan yang terpapar Covid-19 kemudian ada beberapa staf sekretariat juga. Akhirnya sempat beberapa staf isolasi mandiri.
Tetapi dirinya mengakui bahwa kebijakan itu sudah dicabut. Tidak berlaku semenjak kepemimpinan Andi Harun.
"Karena bapak Andi Harun isyaratkan WFH itu tidak secara mutlak, karena betul-betul melihat tingkat resiko. Tapi sebagian besar hal ini terjadi karena betul-betul tidak disiplinnya pegawai,"tutupnya.
Kontributor : Jifran
Berita Terkait
-
Wali Kota Andi Harun Sidak ke DPRD Samarinda, Kaget Liat Absensi
-
Video Telur Ayam Palsu Beredar di Media Sosial, Begini Hasil Sidaknya
-
Sebelum Ramadan, Wali Kota Andi Harun Ingin Babat Habis Prostitusi
-
Wali Kota Samarinda Andi Harun Sebut Kasus Covid-19 Menurun Signifikan
-
Jelang Ramadan, Pemkot Samarinda Siapkan Strategi Jaga Pasokan Bahan Pokok
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa