Chandra Iswinarno
Rabu, 07 Juli 2021 | 17:14 WIB
Zahra (kanan) dipangku oleh ibunya seusai diberikan konseling di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Balikpapan, Selasa 6 Juli 2021. [Januar for Presisi.co]

SuaraKaltim.id - Ayah kandung Maritza Adiba Zahra, Malik Abidin mendesak agar pelaku penculikan bisa ditangkap. Dia mengaku ingin mengetahui pelaku menculik bocah berusia lima tahun tersebut yang dikabarkan hilang sejak Selasa (29/6/2021) silam dan berhasil ditemukan pada Selasa (6/7/2021).

Malik mengaku, menerima kabar anaknya diculik saat sedang dinas di Mapolres Bulungan, Kalimantan Utara. Mendengar kabar tersebut, ia terkejut karena Zahra adalah buah hati satu-satunya dengan mantan istrinya, Ika.

Diungkapkan Malik, dia mendengar kabar anaknya diculik saat dihubungi ibunda Zahra.

"Saya lagi dinas. Ada pilkades serentak di Desa Sesayap, Tana Tidung. Saat ditelepon bundanya Zahra, saya langsung syok. Besoknya saya pulang kembali ke Balikpapan," katanya seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com.

Mengetahui anaknya diculik, dia pun berusaha berkoordinasi dengan Kepolisian di Kota Balikpapan.

"Harus ketemu ini pelaku. Sebab selama ini belum pernah kasus seperti ini ditangkap pelakunya. Soalnya kami juga ingin tahu motifnya apa," katanya.

Jika mengingat sifat anaknya, dia mengungkapkan, Zahra anak periang yang memiliki ingatan yang baik. Bahkan, buah hatinya itu juga tidak mudah dekat dengan orang baru yang tidak dikenal.

Lantaran itu, dia mencurigai pelaku yang menculik Zahra merupakan orang terdekat, karena putrinya tidak berontak saat dibawa menggunakan motor.

Sementara itu sang kakek, Sutrisno mengaku lega, usai cucunya ditemukan di Musala Al Barokah Jalan Prona Lestari I Sepinggan.

Baca Juga: Kisah Ditemukannya Bocah 5 Tahun Korban Penculikan, Oleh Jemaah Musala Sebelum Azan Subuh

Namun, ia sempat khawatir dengan kondisi psikis sang cucu karena bersama orang asing selama seminggu.

Kekhawatirannya pun tidak bertahan lama, karena bisa bertemu dengan Zahra kembali.

"Ketika ketemu langsung pinjam handphone. Saya lega karena memang biasanya dia pinjam handphone saya," katanya.

Sebelumnya, kasus penculikan Maritza Adiba Zahra, bocah berusia 5 tahun yang dinyatakan hilang sejak Selasa (29/6/2021) perlahan mulai menemukan petunjuk. Salah satu petunjuk baru terkuak lewat tayangan CCTV.

Kepala Unit PPA Polresta Balikpapan Ipda Iskandar menjelaskan, polisi masih menyelidiki dan memeriksa CCTV di sekitar musala.

"Ada yang dicurigai dalam tayangan CCTV itu," ujarnya seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com.

Load More