SuaraKaltim.id - Ayah kandung Maritza Adiba Zahra, Malik Abidin mendesak agar pelaku penculikan bisa ditangkap. Dia mengaku ingin mengetahui pelaku menculik bocah berusia lima tahun tersebut yang dikabarkan hilang sejak Selasa (29/6/2021) silam dan berhasil ditemukan pada Selasa (6/7/2021).
Malik mengaku, menerima kabar anaknya diculik saat sedang dinas di Mapolres Bulungan, Kalimantan Utara. Mendengar kabar tersebut, ia terkejut karena Zahra adalah buah hati satu-satunya dengan mantan istrinya, Ika.
Diungkapkan Malik, dia mendengar kabar anaknya diculik saat dihubungi ibunda Zahra.
"Saya lagi dinas. Ada pilkades serentak di Desa Sesayap, Tana Tidung. Saat ditelepon bundanya Zahra, saya langsung syok. Besoknya saya pulang kembali ke Balikpapan," katanya seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com.
Mengetahui anaknya diculik, dia pun berusaha berkoordinasi dengan Kepolisian di Kota Balikpapan.
"Harus ketemu ini pelaku. Sebab selama ini belum pernah kasus seperti ini ditangkap pelakunya. Soalnya kami juga ingin tahu motifnya apa," katanya.
Jika mengingat sifat anaknya, dia mengungkapkan, Zahra anak periang yang memiliki ingatan yang baik. Bahkan, buah hatinya itu juga tidak mudah dekat dengan orang baru yang tidak dikenal.
Lantaran itu, dia mencurigai pelaku yang menculik Zahra merupakan orang terdekat, karena putrinya tidak berontak saat dibawa menggunakan motor.
Sementara itu sang kakek, Sutrisno mengaku lega, usai cucunya ditemukan di Musala Al Barokah Jalan Prona Lestari I Sepinggan.
Baca Juga: Kisah Ditemukannya Bocah 5 Tahun Korban Penculikan, Oleh Jemaah Musala Sebelum Azan Subuh
Namun, ia sempat khawatir dengan kondisi psikis sang cucu karena bersama orang asing selama seminggu.
Kekhawatirannya pun tidak bertahan lama, karena bisa bertemu dengan Zahra kembali.
"Ketika ketemu langsung pinjam handphone. Saya lega karena memang biasanya dia pinjam handphone saya," katanya.
Sebelumnya, kasus penculikan Maritza Adiba Zahra, bocah berusia 5 tahun yang dinyatakan hilang sejak Selasa (29/6/2021) perlahan mulai menemukan petunjuk. Salah satu petunjuk baru terkuak lewat tayangan CCTV.
Kepala Unit PPA Polresta Balikpapan Ipda Iskandar menjelaskan, polisi masih menyelidiki dan memeriksa CCTV di sekitar musala.
"Ada yang dicurigai dalam tayangan CCTV itu," ujarnya seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas