SuaraKaltim.id - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah Terbaik Peduli Perlindungan Konsumen Tahun 2020 oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.
Kaltim sukses meraih skor total 51,30 persen dalam penilaian Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) yang dilakukan Kemendag.
“Kami berterima kasih kepada Menteri Perdagangan RI atas kepercayaan dan penilaian ini,” kata Gubernur Kaltim H Isran Noor disadur dari rilis Pemprov Kaltim yang diterima, Minggu (31/10/2021).
Ia mengatakan bahwa penghargaan ini akan menjadi komitmen ia dan jajarannya untuk dapat terus memberikan perlindungan terbaik bagi konsumen, dan masyarakat Bumi Mulawarman.
Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Mendag RI Muhammad Lutfi tersebut diterima Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi pada puncak peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2021 di The Ballroom XXI Djakarta Theatre Building, Jakarta, Kamis (28/10) lalu.
Menurut Ketua Umum Partai Gelora Kaltim itu, ia mengaku bangga atas penghargaan ini. Katanya, kesuksesan ini tidak lepas dari kerja keras jajaran Disperindagkop dan UKM Kaltim untuk dapat terus memberikan perlindungan terbaik sekaligus memastikan terjaminnya hak-hak konsumen.
"Semoga kinerja baik ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kaltim," ucapnya.
Ia berharap Kaltim dapat terus meningkatkan kinerja perlindungan konsumen di Benua Etam. Salah satunya dengan membantu kabupaten dan kota dalam kerja-kerja perlindungan konsumen agar lebih baik dan inovatif.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltim HM Yadi Robyan Noor yang mendampingi Wagub Hadi Mulyadi dalam acara tersebut menjelaskan, penghargaan ini diberikan setelah dilakukan penilaian Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) oleh Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).
Baca Juga: Target Herd Immunity Belum Tercapai, Gubernur Kaltim Ogah Izinkan PTM untuk SMA dan SMK
"Kaltim menjadi yang terbaik dari enam provinsi penerima penghargaan tahun ini. Nilai IKK Kaltim adalah 51,30,” kata Roby, sapaan akrabnya.
Lima provinsi lainnya mendapat skor di bawah Kaltim. Yakni Kalimantan Selatan (Kalsel) 49,77, Maluku 47,86, Papua Barat 45,91, Jambi 47,86 dan NTB 48,93.
Dengan raihan skor tersebut, Kaltim berada dalam kategori mampu (skor 40,1 – 60,0). Artinya, konsumen sudah mampu menggunakan hak dan kewajiban sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, meski belum aktif memperjuangkan hak dan kewajiban sebagai konsumen, serta sebagian sudah menggunakan produk dalam negeri.
Ia menjelaskan, secara rinci IKK perkotaan di Kaltim masih lebih tinggi dibanding IKK pedesaan. Yaitu 53,49 untuk IKK perkotaan dan 49,11 untuk IKK pedesaaan, sehingga total IKK Kaltim 51,30.
“Tapi IKK kita masih di atas IKK nasional 49,07,” tandasnya.
Dirinya melanjutkan, akan terus mendorong peningkatan konsumsi masyarakat melalui semangat perlindungan konsumen, sekaligus membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, seperti tema Harkonas tahun ini “Perlindungan Konsumen Menuju Indonesia Maju”, dengan sub tema “Konsumen Berdaya, Pulihkan Ekonomi Bangsa”.
Sementara Mendag Muhammad Lutfi dalam sambutannya menyampaikan pada kwartal kedua tahun 2021 ekonomi Indonesia tumbuh sangat sehat sebesar 7,1 persen. Namun kemudian dihantam gelombang kedua Covid-19, sehingga menyebabkan ekonomi Indonesia kembali ambruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas