SuaraKaltim.id - Fraksi PAN-Hanura (An-Nur) DPRD Bontang menyoroti program WiFi gratis di Kota Bontang yang tidak merata. Bagi mereka Pemkot dianggap tebang pilih.
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ridwan mengatakan, program WiFi gratis tidak terpasang menyeluruh di titik Kota Bontang.
"Kenapa kami ngomong begitu, karena di daerah saya juga belum ada. Tepatnya di Kelurahan Tanjung Laut Indah," ungkapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (24/11/2021).
Katanya, sorotan dari anggota dewan bisa menjadi bahan evaluasi untuk pemerintah. Pasalnya, kritikan tersebut datang dari masyarakat yang juga mempertanyakan hal serupa.
Padahal Pemkot Bontang seharusnya memberikan pelayanan yang merata bagi masyarakat. Apalagi program ini sudah menjadi janji politik.
"Banyak keluhan yang kami terima dari masyarakat. Memang ini janji politik dan wajib ditetapi," jelasnya.
Di sisi lain, salah satu hal yang dikhawatirkan apabila program ini hanya berjalan dalam jangka pendek. Pasalnya, tidak ada jaminan anggaran program tersebut akan terus tersedia.
Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, sorotan itu merupakan hal lumrah yang dilakukan masing-masing fraksi.
"Karena semua fraksi punya hak berpendapat," ujarnya.
Baca Juga: Dana Stimulan RT di Bontang Dilarang Dibelanjakan Tenda dan Kursi Lagi
Pun mengenai pemasangan wifi tak menyeluruh dikarenakan anggaran yang terbatas. Juga pemerintah memiliki skala prioritas yang lain.
"Memang karena anggaran terbatas, kan banyak skala prioritas yang lain," tandasnya mengakhiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi