SuaraKaltim.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang meresmikan uji kendaraan bermotor (KIR), Selasa (29/3/2022) kemarin. Uji KIR di Bontang sempat terhenti selama 1 tahun lebih.
Uji KIR kini berbeda dari pengujian sebelumnya dengan sistem manual. Pengujian KIR kali ini menggunakan sistem digital. Mulai dari pembayaran, pra uji, hingga pencetakan kartu dan stiker tanda bukti uji.
"Sistem uji langsung terhubung di Kementerian Perhubungan," ujar Akhmad Suharto, Kepala Dishub Bontang, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (30/3/2022).
Dalam peluncuran uji KIR, Dishub mengadakan program uji gratis pada emisi gas buang bagi kendaraan yang tidak wajib uji. Baik pengguna bahan bakar premium maupun diesel.
"Silahkan bagi masyarakat Kota Bontang yang mau uji emisi gratis silahkan, karena ada jenis pengujian emisi," ucapnya.
Analis Kebijakan Ahli Muda Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Bontang Suriyansyah juga memberikan tanggapan. Ia mengatakan, tes uji bagi kendaraan hanya pada bagian emisi kendaraan.
"Kalau masyarakat mau tau mengenai masalah emisi, asap silahkan," tambahnya.
Tujuan uji emisi adalah, untuk mengurangi pencemaran udara bagi kendaraan. Dengan begitu, pihaknya memberikan peluang kepada masyarakat yang ingin mengetahui kondisi mesin dan gas yang dibuang ke udara.
"Jadi itu, bukan dalam satu rangka pengujian aatau semua tahap," tandasnya.
Baca Juga: Dua Proyek di Bontang Membengkak, Ketua DPRD Minta Sekda Pintar dalam Memanfaatkan Anggaran
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah